Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH 18 SEPTEMBER: Transaksi Naik 45,19%, FR0069 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik 45,19% pada perdagangan Rabu (17/9/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 18 September 2014  |  09:38 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH 18 SEPTEMBER: Transaksi Naik 45,19%, FR0069 Teraktif
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik 45,19% pada perdagangan Rabu (17/9/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Kamis (18/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp16,16 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp11,13 triliun.

 
Jumlah tersebut juga di atas rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,28 triliun. Adapun obligasi tenor jangka pendek di bawah 5 tahun yang paling diburu.

 

Obligasi seri FR0069 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp3 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0070 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp2,48 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0068 dengan volume transaksi Rp2,22 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Rabu (17/9/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0069

7,96

3.004,9

15 April 2019

FR0070

8,23

2.482,9

15 Maret 2024

FR0068

8,79

2.217,99

15 Mei 2034

FR0044

8,22

1.506,2

15 September 2024

ORI010

7,55

1.064,04

15 Oktober 2016

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top