Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 21,76% Akhir Agustus, Seri FR0070 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik 21,76% pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (29/8/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 01 September 2014  |  09:32 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 21,76% Akhir Agustus, Seri FR0070 Teraktif
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik 21,76% pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (29/8/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Senin (1/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp19,19 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp15,76 triliun.

Jumlah tersebut juga di atas rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,06 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0070 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp4,57 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0069 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp4,31 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0068 dengan volume transaksi Rp2,65 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Jumat (29/8/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0070

8,11

4.574,56

15 Maret 2024

FR0069

7,91

4.314

15 April 2019

FR0068

8,66

2.646,9

15 Mei 2034

FR0071

8,44

1.065,36

15 Maret 2029

FR0044

8,25

921,75

15 September 2024

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top