Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Larangan Ekspor Bijih Mineral Turunkan Rating Antam

Moody's Investors Service menurunkan peringkat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) menjadi B2 dari sebelumnya Ba3. Sejalan dengan itu, lembaga pemeringkatan internasional itu juga mengubah outlook rating menjadi negatif.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 13 Maret 2014  |  18:53 WIB
Kantor Pusat Antam - JIBI
Kantor Pusat Antam - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—Moody's Investors Service menurunkan peringkat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) menjadi B2 dari sebelumnya Ba3.

Sejalan dengan itu, lembaga pemeringkatan internasional itu juga mengubah outlook rating menjadi negatif.

Dalam keterangan resmi Moody's, Kamis (13/3/2014) dijelaskan penurunan peringkat Anatam  seiring dengan pemberlakuan regulasi tentang pelarangan ekspor bijih mineral yang belum diolah. Peraturan itu diberlakukan Pemerintah Indonesia mulai 12 Januari 2014.

Penurunan peringkat dan outlook itu mencerminkan kinerja perusahaan tambang pelat merah itu akan tertekan pada 2014 dan 2015 sebagai dampak peraturan tersebut.

Bahkan, kinerja Antam sudah mulai kelihatan sepanjang 2013 dengan mencetak penurunan laba bersih sebesar 86,3% menjadi Rp409,9 miliar dari pencapaian 2012 yang mampu mendulang laba Rp2,9 triliun.

Di lihat dari kinerja pendapatan, Antam mampu mencetak pertumbuhan sebesar 8,12% menjadi Rp11,29 triliun dari posisi 2012 sebesar Rp10,44 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aneka tambang
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top