Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WTI & Brent Anjlok, Selisih Harga Menyempit

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) anjlok dan memangkas akumulasi kenaikan harga bulanannya.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 27 Februari 2014  |  20:00 WIB

Bisnis.com, MELBOURNE—Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) anjlok dan memangkas akumulasi kenaikan harga bulanannya.

Harga kontrak WTI untuk pengiriman April tercatat turun 0,21% menjadi US$102,37 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange (Nymex) pada perdagangan Kamis (27/2/2014) malam.

Data dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan penurunan pasokan minyak di Cushing, Oklahoma, pusat gudang minyak mentah AS.

Pasokan turun 1,08 juta barel menjadi 34,8 juta barel sepanjang pekan lalu dan menjadi yang terendah dalam empat bulan terakhir.

Meski begitu, penurunan pasokan ini tak lantas mengerek harga WTI.

Pasalnya pasokan produk hasil penyulingan minyak, termasuk heating oil dan bahan bakar disel, meningkat untuk pertama kalinya dalam 7 pekan terakhir.

Kepala Analis CMC Market, Sidney Ric Spooner mengatakan meski sempat mencetak reli harga tampaknya WTI masih tertekan.

“Ada kemungkinan WTI akan melemah sedikit lagi dari harga saat ini dalam waktu dekat ini,” katanya pada Bloomberg.

Meski turun, secara keseluruhan harga WTI masih mencetak kenaikan bulanan sekitar 4,9 selama Februari.

Sementara itu kontrak minyak mentah Brent untuk pengiriman April merosot 0,58% menjadi US$108,89 per barel di ICE Futures Europe. Penurunan tersebut mempersempit selisih harga antara Brent dengan WTI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga minyak mentah harga minyak mentah wti

Sumber : Bloomberg

Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top