Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Korea Melemah, Indeks Kospi Ditutup Turun 0,2%

Bursa saham Korea kembali ditutup melemah pada perdagangan Rabu (19/2/2014). Indeks KOSPI Korea Stock Exchange pada penutupan hari ini turun 0,2% ke level 1.942,93. Pada Selasa (18/2/2014) indeks tersebut terhenti pada angka 1.946,91, yang menguat tipis 0,03%
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 19 Februari 2014  |  14:18 WIB
/Ilustrasi - Bisnis.com
/Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Korea kembali ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (19/2/2014).

Indeks KOSPI Korea Stock Exchange pada penutupan hari ini turun 0,2% ke level 1.942,93. Pada Selasa (18/2/2014) indeks tersebut terhenti pada level 1.946,91, menguat tipis 0,03%.

Indeks tersebut hari ini dibuka pada level 1.944,7, dan sepanjang waktu perdagangan bergerak di kisaran 1.932,44 hingga 1.944,7. Dari 765 saham yang dalam tampilan data Bloomberg, 316 di antaranya menguat, 354 melemah, dan 95 stagnan.

Penguatan paling tinggi terjadi pada Samsung Publishing Co Ltd yakni sebesar 14,95%, diikuti Shinil Industrial Co Ltd yang sebanyak 14,94%. Sementara itu, penurunan tertajam dialami oleh Logistics Energy Korea Co Ltd yakni 14,93% dan Hitron system Inc yang terkoreksi 7,95%.

Pada Senin (17/2/2014), Indeks Kospi ditutup menguat 0,31% ke level 1.946,36, pada Jumat (14/2/2014) naik 0,69% ke angka 1.940,28.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks kospi bursa korea

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top