Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal II 2014, MNC Land Bangun Theme Park Tahap Awal Rp3 Triliun

PT MNC Land Tbk. (KPIG) bakal membangun kawasan wisata terpadu (theme park) di Lido, Bogor, Jawa Barat dengan nilai investasi tahap pertama lebih dari Rp3 triliun.
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 23 Januari 2014  |  22:00 WIB
Kuartal II 2014, MNC Land Bangun Theme Park Tahap Awal Rp3 Triliun
MNC Land menggunakan aksi korporasi dengan melakukan Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan target raupan senilai Rp1,95 triliun. - bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—PT MNC Land Tbk. (KPIG) bakal membangun kawasan wisata terpadu (theme park) di Lido, Bogor, Jawa Barat dengan nilai investasi tahap pertama lebih dari Rp3 triliun.

Daniel Yuwono, Direktur MNC Land mengatakan, pihaknya berencana mengembangkan lahan yang dibelinya dari perusahaan grup Bakrie, PT Bakrieland Development Tbk. (ELTY).

“Untuk pembangunan awal bakal kami langsungkan pada kuartal II tahun ini,” ujarnya usai rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan di Jakarta, Kamis (23/1/2014).

Dia menjelaskan, pada tahap awal, MNC Land bakal membangun infrastruktur, seperti jalan dan fasilitas lainnya yang mendukung. Lebih lanjut, pihaknya juga bakal membangun fasilitas penunjang seperti resort, hotel dan villa.

"Kisaran waktu pembangunannya sekitar 1-2 tahun," beber Daniel.

Seperti diketahui, perusahaan properti milik taipan, Harry Tanoe tersebut, membeli lahan seluas 1.136 hektare di Lido dengan nilai sekitar Rp1,4 triliun dari entitas milik Aburizal Bakrie, Bakrieland pada tahun lalu.

Pada saat itu, MNC Land menggunakan aksi korporasi dengan melakukan Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan target raupan senilai Rp1,95 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mnc land mnc land
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top