Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Melemah, Pasar Tunggu Kebijakan BI

PT Monex Investindo Futures mengemukakan pasar saat ini tengah menanti kebijakan moneter Bank Indonesia, di tengah melemahnya nilai tukar rupiah atas dolar AS
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 11 November 2013  |  10:08 WIB
Rupiah Melemah, Pasar Tunggu Kebijakan BI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— PT Monex Investindo Futures mengemukakan pasar saat ini tengah menanti kebijakan moneter Bank Indonesia (BI), di tengah melemahnya nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat.

Analis dan Periset PT Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan pada grafik harian, naiknya indikator MACD dan Stochastic dapat menambah tekanan pelemahan bagi rupiah.

“Meski  demikian, investor masih bersikap waspada menanti kebijakan moneter BI besok (12/11/2013),  untuk melihat apakah ada upaya baru dari bank sentral Indonesia menjaga stabilitas rupiah,” kata Zulfirman dalam analisanya hari ini, Senin (11/11/2013).

Dari laman Bank Indonesia disebutkan rapat dewan gubernur BI akan digelar pada Selasa (12/11/2013).

Di samping itu, ujarnya, membaiknya data PDB AS dan non-farm payroll memberikan bukti tambahan akan berlanjutnya momentum pemulihan ekonomi Paman Sam.

Kondisi tersebut, tambahnya, dapat memberikan sentimen negatif untuk rupiah di tengah merebaknya kekhawatiran akan pengurangan stimulus oleh bank sentral AS Federal Reserve dalam beberapa bulan mendatang.

Seperti diketahui berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, rupiah melemah 0,67% ke Rp11.490 per dolar AS pada pukul 09.03 WIB (11/11/2013).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as dolar rupiah melemah
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top