Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Emas Comex Ditutup Turun Menjadi US$1.352,2 per Ounce

Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup turun pada Senin (Selasa pagi WIB), karena pasar melakukan konsolidasi setelah selama sepekan lalu mencetak keuntungan 2,9%.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Oktober 2013  |  04:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup turun pada Senin (Selasa pagi WIB), karena pasar melakukan konsolidasi setelah selama sepekan lalu mencetak keuntungan 2,9%.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun US$0,3 atau 0,02%, menjadi berakhir pada US$1.352,2 per ounce.

Emas telah diperdagangkan sebagian besar lebih tinggi sepanjang hari sampai beberapa menit terakhir perdagangan di Comex. Pedagang sedang menunggu keputusan pembuat kebijakan Federal Reserve AS tentang pengurangan program stimulus moneter bank sentral.

The Fed akan menyimpulkan pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu (30/10), dan pasar mengharapkan bank sentral akan bersabar sampai angka ekonomi menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi AS dapat menahan penurunan dalam langkah-langkah stimulus.

Angka ekonomi yang dirilis pada Senin menyajikan gambaran perekonomian bervariasi. Data yang dirilis oleh National Association of Realtors menunjukkan bahwa penjualan "pending home" (rumah yang pengurusannya belum selesai) di AS turun 5,6% pada September mencapai tingkat terendah sejak Desember.

Sementara The Fed melaporkan bahwa produksi industri naik 0,6% pada September, kenaikan bulanan terbesar dalam tujuh bulan.

Emas juga melemah karena penguatan dolar pada Senin. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, diperdagangkan pada 79,309 dari 79,220 pada akhir Jumat (25/10/2013).

Namun, permintaan fisik untuk emas dari India dan China masih tetap kuat. Didorong oleh ini, kata analis, emas dapat menguji resistensi jangka pendek di US$1.370  per ounce, dan resistensi jangka panjang mungkin berdiri di US$1.390.

Perak untuk pengiriman Desember turun 10,1 sen, atau 0,45%, menjadi ditutup pada US$22,538 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik US$17,4  atau 1,2%, menjadi ditutup pada US$1.472,9 per ounce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini

Sumber : Antara/Xinhua

Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top