Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SAHAM SEMEN BATURAJA: Apa Kabar Setelah Seminggu Melantai

Bisnis.com, JAKARTA—  PT Semen Baturaja Tbk  dengan kode saham SMBR  tak terasa seminggu sudah melantai di bursa. Bagaimana kabar harga sahamnya terkini.
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 08 Juli 2013  |  12:40 WIB
SAHAM SEMEN BATURAJA: Apa Kabar Setelah Seminggu Melantai
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—  PT Semen Baturaja Tbk  dengan kode saham SMBR  tak terasa seminggu sudah melantai di bursa. Bagaimana kabar harga sahamnya terkini.

Saat jeda siang hari ini, Senin (8/7/2013) harga  per lembar saham perusahaan pelat merah tersebut diperdagangkan dengan harga Rp 460 pada pukul 11:59 WIB.

Sementara itu harga perdana yang ditawarkan badan usaha milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang industry semen yang ada di wilayah Sumatera Selatan tersebut, tyaitu pada 28 Juni 2013 sebesar Rp560 per lembar.

Bagaimana kemungkinan harga saham semen Baturaja di jangka panjang?

Sebelumnya Helen Vincentia, Analis PT Mega Capital Indonesia, mengatakan industri semen di dalam negeri terus digenjot pertumbuhannya,apalagi pemerintah memiliki program masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI).

“Saham semen patut dilirik. Jangka panjang [prospek] semen bagus,” kata Helen (bisnis.com, 2 Juli 2013).

 

Pergerakan  harga per lembar saham Semen Baturaja

Tanggal

Harga saham

8 Juli (jeda siang)

-30 (-6,12%) ke 460

5 Juli

-10 (-2%) ke 490

4 Juli

-30 (-5,66%) ke 500

3 Juli

-40 (-7,02%) ke 530

2 Juli

570

1 Juli

570

28 Juni

+10 (+1,79%) ke 570

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen baturaja
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top