Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO Semen Baturaja, Go Public BUMN Yang Ditunggu Investor Hari Ini

BISNIS.COM, JAKARTA — Initial Public Offering atau IPO PT Semen Baturaja hari ini di Bursa Efek Indonesia yang oversubscribed 6 kali ditunggu-tunggu calon investor.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Juni 2013  |  08:41 WIB
IPO Semen Baturaja, Go Public BUMN Yang Ditunggu Investor Hari Ini
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA — Initial Public Offering atau IPO PT Semen Baturaja hari ini di Bursa Efek Indonesia yang oversubscribed 6 kali ditunggu-tunggu calon investor.

Penawaran saham publik pabrik Semen yang berlokasi di Sumatera Selatan itu membidik perolehan dana sebesar Rp1,31 triliun.

Dalam prospektusnya, manajemen Semen Baturaja berencana melepas 2,34 miliar saham seri B atau 23,76% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Harga perdana IPO Semen Baturaja itu ditetapkan sebesar Rp560, sehingga nilai IPO mencapai Rp1,31 triliun.

Perseroan telah mendapatkan pernyataan efektif terkait rencana aksi korporasi tersebut pada 19 Juni 2013, dan ditargetkan pencatatan (listing) saham perdana dapat dilakukan pada 28 Juni 2013 hari ini, dengan kode saham SMBR.

IPO tersebut dibantu oleh PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter).

IPO Semen Baturaja ini menjadi satu-satunya BUMN yang melantai ke bursa hingga pertengahan tahun ini. Menurut  Menteri BUMN Dahlan Iskan, jumlah perusahaan milik negara yang melakukan penawaran saham perdana pada 2013 hanya satu yaitu PT Semen Baturaja.

Selain harus menunggu momentum pasar saham, pelaksanaan IPO juga butuh proses yang sangat panjang sehingga membutuhkan energi yang tidak sedikit.

Meski demikian,  di amengutarakan  BUMN tetap akan mengajukan sejumlah nama untuk IPO karena merupakan bagian dari aksi korporasi dalam mencari pendanaan untuk keperluan investasi.

"Kalau IPO sudah dijajaki tetapi kemudian tidak mendapat persetujuan dari DPR, tentu bisa dilakukan melalui alternatif lain, seperti menerbitkan obligasi," ujar Dahlan.(ra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen baturaja
Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top