Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

SAHAM HONG KONG: Diprediksi Akan Naik, 5 Faktor Ini Harus Dicermati

BISNIS.COM, HONG KONG--Saham-saham di Hong Kong bisa naik pada Rabu (29/5/2013) untuk hari ketiga berturut-turut, setelah harga rumah dan kepercayaan konsumen AS pada level tertinggi dalam lebih dari lima tahun membantu penutupan Dow pada rekor tinggi.

BISNIS.COM, HONG KONG--Saham-saham di Hong Kong bisa naik pada Rabu (29/5/2013) untuk hari ketiga berturut-turut, setelah harga rumah dan kepercayaan konsumen AS pada level tertinggi dalam lebih dari lima tahun membantu penutupan Dow pada rekor tinggi.

Pada hari Selasa, Indeks Hang Seng ditutup naik 1,1% pada 22.924,3, sedangkan Indeks China Enterprises, salah satu indeks teratas yang listing di Hong Kong, naik 1,6%.

Di tempat lain di Asia, Nikkei Jepang naik 0,5%, sedangkan Korea Selatan KOSPI naik 0,6% pada 00.59 GMT.

Faktor yang harus dicermati:

-Perusahaan terbesar kedua pembuat peralatan di China, Zoomlion Heavy Industry Sains dan Teknologi Co Ltd, telah menolak sebuah laporan media yang mengatakan itu memberikan data penjualan yang salah, ketiga kalinya itu harus menanggapi tuduhan tersebut tahun ini. Sahamnya, ditangguhkan pada hari Senin, akan melanjutkan perdagangan pada hari Rabu.

-Yuexiu Property Co Ltd mengatakan pihaknya mengakuisisi sebidang tanah untuk perumahan dan komersial di Kota Hangzhou di Provinsi Zhejiang untuk 1,61 miliar yuan.

-China Resources Cement Holdings Ltd mengatakan pihaknya dalam pembicaraan dengan Fujian Semen Inc untuk mendirikan perusahaan patungan untuk pembangunan penggilingan semen garis dan juga berbicara dengan Fujian Energy Group Co Ltd mengenai proyek lain, tetapi ada kesepakatan belum tercapai.

-Shanghai Fosun Pharmaceutical (Group) Co Ltd dan Fosun International Ltd mengumumkan akuisisi kepemilikan saham 95,2% dalam perangkat Laser Alma dan kosmetik untuk US$174,57 juta.

-China Overseas Land & Investment Ltd mengatakan akan membeli sekitar 30% bunga yang timbul di masing-masing tiga pengembangan perumahan di Cina dari Harmony China Real Estate Fund untuk US$362,7 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Sepudin Zuhri
Editor : Sepudin Zuhri
Sumber : Reuters
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper