Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA NEGARA BERKEMBANG: Indeks Acuan Rebound Ke 997,33

BISNIS.COM, LONDON--Bursa saham negera berkembang turun ke level terendah dalam hampir 5 bulan karena saham Apple Inc turun pada spekulasi penjualan yang melambat dan kekhawatiran meningkat bahwa ekonomi global sedang goyah.

BISNIS.COM, LONDON--Bursa saham negera berkembang turun ke level terendah dalam hampir 5 bulan karena saham Apple Inc turun pada spekulasi penjualan yang melambat dan kekhawatiran meningkat bahwa ekonomi global sedang goyah.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks MSCI Emerging Markets turun 0,4% ke level 997,33 di New York, level terendah sejak 28 November. Saham-saham Asia mengikuti penurunan di bursa AS karena data indikator ekonomi terkemuka dan manufaktur di Philadelphia di bawah perkiraan. Sebelumnya pekan ini, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan global.

Penurunan MSCI Emerging Markets tersebut dipicu oleh penurunan saham-saham seperti LG Display Co, Jiangxi Coppper Co yang turun2,5% di Hong Kong.

Sementara itu, indeks Bovespa Brazil rebound dari level rendah 9 bulan karena peningkatan saham Gol Linhas Aereas Ineligentes SA sebesar 11%.

"Ini global ini, sangat banyak seperti dingin yang tampaknya terjadi di sekitar," kata Lawrence Creatura, Pengelola Investasi di Federated Investors Inc yang berbasis di New York seperti dikutip Bloomberg.

"Awal tahun ini, data makro berada pada lintasan yang lebih andal ke atas. Sekarang tampaknya ada moderasi terjadi," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Achmad Aris
Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper