Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PREDIKSI : Dibayangi pembalikan arah, IHSG tetap diprediksi menguat

BISNIS.COM, JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat meski ada potensi terjadinya peluang pembalikan arah karena turunnya volume transaksi pada penutupan perdagangan terakhir.

BISNIS.COM, JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat meski ada potensi terjadinya peluang pembalikan arah karena turunnya volume transaksi pada penutupan perdagangan terakhir.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan secara teknikal IHSG masih dimungkinkan untuk melanjutkan kenaikan setelah target resisten kembali terlampui. Kendati demikian peluang downreversal masih membayangi.

“Kami memperkirakan IHSG akan bergerak pada support 4.800-4.820 dan resistance 4855-4.862,” katanya Kamis (7/3/2013).

Prediksi tersebut diambil mengingat bursa saham Eropa tercatat rebound di tengah harapan Bank of England (BoE) dan ECB akan mengumumkan kebijakannya.

Pasar mengharapkan kedua lembaga tersebut mempertahankan atau memperpanjang kebijakan mereka dimana ECB diharapkan mempertahankan suku bunga rendah di 0,75% meski ada ekspektasi untuk menurunkan suku bunga acuan menjadi 0,5%.

Dari suatu survei, perbankan Inggris menginginkan untuk meningkatkan program pembelian aset sehingga pelaku pasar memperkirakan quantitative Easing dari Bank Sentral Eropa akan tetap berjalan.

Dari bursa saham AS, kami memperkirakan akan bergerak bervariatif mencoba menguat dengan ekspektasi kenaikan rilis nonfarm productivity kuartalan dan trade balance. 

Di sisi lain, dirilisnya data initial jobless claims dan consumer confidence mingguan akan memberikan sentimen positif tambahan.

Sementara itu, analis Sinarmas Sekuritas Christandi Rheza Mihardja memperkirakan indeks akan bergerak menguat di level 4.829-4.873.

“Optimisme investor akan ekonomi Indonesia yang mencatatkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang pesat masih akan mendorong laju IHSG,” ujarnya.

Laju IHSG juga akan terdorong dari sentimen positif dari data pengangguran di Amerika, yang mungkin menunjukkan penambahan jumlah unemployment berdasarkan data Labor Department.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Others

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper