Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA KEDELAI Turun dipicu pembatalan permintaan ekspor

CHICAGO: Harga kedelai Kamis (20/12) jatuh untuk hari keempat mendekati level terendah dalam 3 pekan di tengah kekhawatiran permintaan pasokan AS diproyeksikan melemah setelah China, pembeli terbesar dunia, membatalkan beberapa pesanan.Harga biji minyak
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  13:25 WIB

CHICAGO: Harga kedelai Kamis (20/12) jatuh untuk hari keempat mendekati level terendah dalam 3 pekan di tengah kekhawatiran permintaan pasokan AS diproyeksikan melemah setelah China, pembeli terbesar dunia, membatalkan beberapa pesanan.Harga biji minyak pengiriman Maret tergelincir 0,3% menjadi US$14,265 per bushel di Chicago, sebelumnya menyentuh US$14,2625, terendah untuk kontrak paling aktif sejak 27 November. Harga berada pada US$14,275 pada pukul  10:45 di Singapura.Menurut survei Bloomberg dari 5 analis, penjualan ekspor dari AS, diprediksi turun 400.000 menjadi 1 juta metrik ton pada pekan yang berakhir 13 Desember dari 1,3 juta ton pada minggu sebelumnya.Sementara itu, Departemen Pertanian AS mengatakan China membatalkan sekitar 300.000 ton kedelai untuk pengiriman sebelum 1 September, pada 18 Desember."Perdagangan menjadi terkatung karena pembatalan ekspor," kata Ker Chung Yang, Analis Phillip Futures Pte, dalam laporannya hari ini.Selain itu, ujar Chung, dalam jangka dekat kondisi di Brasil terlihat baik sehingga meningkatkan prospek hasil panen.Harga jagung pengiriman Maret stagnan di US$7,03 per bushel di Chicago setelah kemarin merosot ke US$7,015, harga terendah untuk kontrak paling aktif sejak 11 Juli.  (Bloomberg/15/ra) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top