Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASAR MODAL: Infrastruktur bursa akhirnya diluncurkan

JAKARTA-Untuk mendorong perkembangan investasi demi  menyambut integrasi pasar modal, tim pengembangan infrastruktur pasar modal (TPIPM)  meluncurkan infrastruktur pasar modal pada hari ini. Pengembangan infrastruktur pasar modal sebelumnya 
Erlan Imran
Erlan Imran - Bisnis.com 19 Desember 2012  |  02:00 WIB

JAKARTA-Untuk mendorong perkembangan investasi demi  menyambut integrasi pasar modal, tim pengembangan infrastruktur pasar modal (TPIPM)  meluncurkan infrastruktur pasar modal pada hari ini. Pengembangan infrastruktur pasar modal sebelumnya  telah dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari diskusi kebijakan,  penyususnan kerangka bisnis, usulan kebijakan, penyiapan infrastruktur  regulasi, dan sistem serta implementasinya.   “Pembentukan tim dimaksudkan untuk menghindari  penyesuaian sistem dan proses bisnis yang berulang, dan efisiensi penggunaan  sumber daya baik di Bapepam-LK maupun SRO,” ujar Wakil Menteri Keuangan  Mahendra Siregar, Selasa(18/12/2012).   Tim pengembang terdiri dari perwakilan Bapepam-LK,  BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek  Indonesia (KSEI).   Dari sisi regulator, Bapepam-LK mengklaim telah  mengembangkan sistem layanan elektronik badan pengawas yang disebut dengan e-Government  Bapepam-LK. Kegiatan mencakup proses pelaporan elektronik, proses perizinan  elektronik, proses pendaftaran elektronik, dan pengaduan online.    “Penyelenggaraan e-government itu sebagai bentuk  pelayanan Bapepam-LK melalui pemanfaatan teknologi informasi dan penyediaan  informasi bagi pelaku pasar modal dan industri keuangan non-bank,” tutur Ngalim  Sawega, Ketua Bapepam-LK.   Program pengembangan yang dilakukan meliputi program utama,  yakni pengembangan identitas tunggal pemodal (Single Investor Identity/SID) dan peningkatan keterbukaan aset nasabah  yang meliputi analisis dormant account nasabah, infrastruktur SID, keterbukaan  aset nasabah, dan pemisahan aset nasabah.   Program pengembangan straight through processing (STP)  dan manajemen risiko dan program pengembangan data dan informasi warehouse.   Program pendukung, yakni pedoman akuntansi perusahaan  efek, modal kerja bersih disesuaikan versi baru, reformasi pusat referensi  pasar modal, dan pembentukan dana perlindungan pemodal.(Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top