Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NUSA KONSTRUKSI Raih Kontrak Rp2,4 Triliun

JAKARTA – PT Nusa Konstruksi Enjinering Tbk, emiten konstruksi swasta telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp2,4 triliun, lebih tinggi 60% atau Rp900 miliar dari nilai yang ditargetkan perseroan pada tahun ini Rp1,5 triliun.
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 19 Desember 2012  |  14:38 WIB

JAKARTA – PT Nusa Konstruksi Enjinering Tbk, emiten konstruksi swasta telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp2,4 triliun, lebih tinggi 60% atau Rp900 miliar dari nilai yang ditargetkan perseroan pada tahun ini Rp1,5 triliun.

Sementara itu, bila dibandingkan dengan perolehan kontrak baru yang dimenangi oleh perseroan, nilai yang telah diperoleh tersebut meningkat 216% dibandingkan dengan raihan pada tahun lalu Rp759 miliar.

Direktur Nusa Konstruksi Enjiniring Joep Hillegers mengatakan tingginya nilai proyek yang diperoleh pada tahun ini terutama didukung oleh iklim konstruksi yang menggeliat di tengah pertumbuhan perekonomian Indonesia.

“Situasi pasar sangat bagus terutama dari sektor swasta, dan ini menjadi kesempatan bagi kami sehingga mampu membukukan kontrak baru lebih tinggi dari target,” ucapnya dalam paparan publik hari ini, Rabu (19/12/2012).

Pada tahun ini, proyek untuk pembangunan gedung mengalami peningkatan yang signifikan di bandingkan dengan tahun lalu yakni bertumbuh menjadi Rp546 miliar dari Rp332 miliar di tahun 2011.

Sementara untuk proyek pekerjaan sipil justru menurun menjadi Rp259 miliar dari pencapaian tahun lalu yang ada di angka Rp506 miliar.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Nusa Konstruksi Enjiniring mengatakan dengan adanya lonjakan kontrak baru yang melebihi target ini akan membuka ruang bagi pertumbuhan berkelanjutan perseroan.

Dengan adanya penambahan kontrak baru sebesar Rp2,4 triliun, maka total nilai kontrak proyek yang dibukukan mencapai Rp3,7 triliun yang terdiri dari 43 proyek konstruksi dan infrastruktur.

Beberapa diantaranya ada yang dikerjakan dengan pola kerjasama operasi (KSO),”

Emiten dengan kode DGIK ini menargetkan untuk dapat menyelesaikan 17 proyek hingga akhir tahun, sehingga 26 sisanya akan dilanjutkan menjadi carry over pada 2013.

Sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, perusahaan yang awalnya bernama PT Duta Graha Indah Tbk ini mencatat pendapatan Rp839 miliar, atau naik 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sedangkan laba bersih yang dibukukan senilai Rp37 miliar.

Beberapa proyek yang dikerjakan tahun ini antara lain Apartemen Botanica dan Altira Office Park Sunter di Jakarta, Hotel Kempinski Nusa Dua Bali, Skyline Office Tower & Condotel Surabaya.

Sementara dari sisi portofolio proyek DGKI terdiversifikasi antara pemerintah dan swasta dengan komposisi 30% dan 70% terhadap total proyek. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top