Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalur pipa minyak Keystone dibuka kembali, HARGA MINYAK Turun ke US$88,73

NEW YORK: Harga minyak pagi ini, Selasa (23/10) jatuh ke level terendah dalam  2 pekan karena TransCanda Corp akan membuka kembali jalur pipa minyak Keystone.Kekhawatiran ekonomi yang melambat juga terus mengahantui harga minyak untuk terus merosot.Harga
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Oktober 2012  |  07:14 WIB

NEW YORK: Harga minyak pagi ini, Selasa (23/10) jatuh ke level terendah dalam  2 pekan karena TransCanda Corp akan membuka kembali jalur pipa minyak Keystone.Kekhawatiran ekonomi yang melambat juga terus mengahantui harga minyak untuk terus merosot.Harga minyak turun 1,5% menyusul pernyataan TransCanada akan melanjutkan pengiriman minyak ke AS setelah penundaan 2 hari.Anjloknya data ekspor Jepang hingga 10% per September dan saham AS yang rontok ke level terendah dalam 5 pekan setelah Caterpillar Inc memperkirakan penjualannya melambat turut menekan harga minyak."Alasan utama mengapa kami ingin melakukan aksi jual minyak mentah yakni Keystone. Ini akan tetap menjaga stok AS dalam kondisi yang baik sehingga akan menekan harga," ujar Tariq Zahir,  Commodity Fund Manager Tyche Capital Advisors di New York.Harga minyak pengiriman November merosot US$1,32 ke US$88,73 per barel di New York, penutupan terendah sejak 3 Oktober. Hari ini kontrak pengiriman November berakhir.Sementara itu, harga kontrak pengiriman Desember turun US$1,79, atau 2% ke US$88,65. Sepanjang tahun berjalan, harga kontrak minyak pengiriman Desember tergerus 10%.Di London, harga kontrak minyak Brent pengiriman Desember tergelincir 70 sen atau 0,6% ke US$109,44.(Bloomberg/15/faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top