Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

EDUKASI PASAR MODAL: BEI Incar Investor 45.000 Baru Di Jawa Timur

SURABAYA: PT Bursa Efek Indonesia mengincar penambahan jumlah investor hingga 45.000 di Jawa Timur seiring dengan penggalakan sosialisasi dan edukasi pasar modal kepada masyarakat.Kepala BEI Surabaya Nur Harjantie mengatakan per 31 Agustus 2012, jumlah

SURABAYA: PT Bursa Efek Indonesia mengincar penambahan jumlah investor hingga 45.000 di Jawa Timur seiring dengan penggalakan sosialisasi dan edukasi pasar modal kepada masyarakat.Kepala BEI Surabaya Nur Harjantie mengatakan per 31 Agustus 2012, jumlah investor di Jawa Timur telah mencapai 41.366 investor. "Itu tersebar di beberapa kota tapi yang paling besar di Surabaya, Malang, dan Sidoarjo selebihnya menyebar seperti di Jember, Kediri, dan Situbondo," katanya kepada Bisnis, Selasa (11/9/2012).Dalam rangka peningkatan jumlah investor pasar modal tersebut, jelasnya, otoritas bursa terus menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat salah satunya melalui sekolah pasar modal (SPM). "Di Surabaya, SPM digelar secara rutin yaitu Rabu dan Kamis sementara di kota lainnya tergantung kebutuhan," jelasnya.Dengan mengikuti SPM, menurutnya, calon investor bisa membuka rekening efek hanya bermodal Rp200.000. "Jadi mereka tidak hanya tahu secara teori tapi bisa langsung praktik," ujarnya.Secara nasional, jumlah investor pasar modal saat ini masih tergolong minim yaitu hanya 355.241. Makanya, otoritas bursa menargetkan penambahan jumlah investor sebesar 2,5 juta atau 1% dari total penduduk Indonesia.Menurut Nur, minimnya jumlah investor pasar modal tersebut disebabkan belum pahamnya masyarakat tentang manfaat investasi di pasar modal. "Kebanyak orang itu mikirnya investasi itu bagi orang yang sudah mapan sehingga orientasinya belum kepada investasi. Mereka mikirnya kalau punya dana ya masih untuk ditabung," tuturnya.Selain dari program sosialisasi dan edukasi, Nur berharap rencana penurunan jumlah lot saham dari 500 unit menjadi 100 unit dapat turut mendongkrak penambahan jumlah investor pasar modal."Penurunan lot menjadi lebih kecil akan semakin terbuka bagi pasar yang lebih umum untuk membeli saham. Jadi lebih terjangkau," tambahnya.Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Samsul Hidayat sebelumnya mengatakan otoritas bursa telah merampungkan kajian mengenai rencana penurunan jumlah saham per lot. “Ada beberapa sistem yang harus direvisi agar rencana tersebut bisa berjalan seperti yang diharapkan. Seperti sistem perdagangan serta infrastruktur," katanya belum lama ini.Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida, meyakini pengurangan jumlah saham per lot tersebut bisa meningkatkan jumlah investor.(bas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper