Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PELEMAHAN RUPIAH: Pelaku Pasar Tak Perlu Khawatir

 
Diena Lestari
Diena Lestari - Bisnis.com 30 Mei 2012  |  20:19 WIB

 

JAKARTA: Pemerintah optimistis pelemahan rupiah tidak sampai membuat pasar khawatir menanamkan modalnya di Tanah Air karena kokohnya fundamental ekonomi dan cadangan devisa yang memadai.

 

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan perekonomian Indonesia memang tidak bisa terlepas dari situasi global yang sedang tidak dalam kondisi yang baik.

 

Memburuknya situasi Eropa, krisis utang dan instabilitas politik Yunani, serta kesulitan likuiditas di perbankan Eropa, memang harus diwaspadai. Di sisi lain, katanya, terjadi penguatan dolar Amerika Serikat karena ekonomi AS tumbuh positif.

 

“Pelemahan rupiah ini kita harap bersifat temporer, karena tidak berkaitan sama sekali dengan fundamental ekonomi kita,” ujarnya, hari ini.

 

Menurutnya, cadangan devisa Indonesia saat ini sangat kuat, yakni US$114 miliar-US$115 miliar. Cadangan devisa yang memadai diharapkan dapat menimbulkan kepercayaan pasar terhadap Indonesia.

 

Berdasarkan catatan Bank Indonesia, posisi cadangan devisa per 30 April 2012 mencapai US$116,41 miliar. Realisasi ini meningkat sekitar US$6 miliar dibandingkan posisi Maret 2012.

 

“Jadi tidak perlu market itu nervous soal-soal seperti ini. Yang penting kita jaga statement dan regulasi kita yang sudah baik,” ujarnya.

 

Hatta juga meyakinkan kondisi fiskal Indonesia dalam keadaan yang sehat, walaupun pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

 

“Fiskal kita kuat, kita sudah antisipasi. Kalau pun harga minyak di posisi rata-rata tahunan US$119 per barel sekalipun, dengan kenaikan kuota sekalipun, kita masih bisa membiayai,” tegasnya. (04/yus)

 

 

 Berita Terkait:

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top