Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERINGKAT UTANG: Moodys Tarik Peringkat DAVOMAS ABADI

JAKARTA: Moody's Investor Services menarik peringkat utang kelompok usaha PT Davomas Abadi Tbk yang berada di level Ca beserta prospeknya.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 29 Mei 2012  |  18:31 WIB

JAKARTA: Moody's Investor Services menarik peringkat utang kelompok usaha PT Davomas Abadi Tbk yang berada di level Ca beserta prospeknya.

 

Hal itu diungkapkan Moody's, satu dari tiga perusahaan pemeringkat utang global terbesar, dalam rilisnya hari ini.

 

“Moody's menarik peringkat karena menilai kurangnya dan tidak adanya informasi dari perusahaan untuk mendukung dijaganya peringkat tersebut,” ujar Alan Greene, VP & Senior Credit Officer Moody's Investors Service Singapore Pte Ltd dalam rilis itu.

 

 

Davomas Abadi adalah produsen dan eksportir komoditas cokelat dan olahannya yang didirikan sejak 1990 dan sahamnya dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia sejak 1994.

 

 

Perusahaan ini memiliki kapasitas produksi sebesar 70.000 ton per tahun masing-masing produk olahan pasta cokelat dan bubuk cokelat.

 

Saham Davomas Abadi di-suspensi akibat kabar tentang pembayaran kupon obligasi perseroan sejak 9 Maret.

 

Suspensi dijatuhkan otoritas bursa karena belum didapatkannya informasi lebih lanjut tentang berita kecemasan investor terhadap gagal bayarnya obligasi dolar perseroan.

 

Sebelumnya, investor mulai mencemaskan gagal bayar kupon obligasi denominasi dolar AS yang diterbitkan Davomas Abadi.  Efek utang tersebut adalah hasil restrukturisasi surat utang sebelumnya.(yus)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top