Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CAPEX YANAPRIMA: Tahun ini capai Rp51,5 miliar

JAKARTA: Produsen karung plastik dan kantong semen, PT Yanaprima Hastapersada Tbk, mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp51,5 miliar untuk pengembangan bisnis pada 2012. Direktur Yanaprima Hastapersada Rinawati
Teguh Purwanto
Teguh Purwanto - Bisnis.com 27 Mei 2012  |  16:53 WIB

JAKARTA: Produsen karung plastik dan kantong semen, PT Yanaprima Hastapersada Tbk, mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp51,5 miliar untuk pengembangan bisnis pada 2012. Direktur Yanaprima Hastapersada Rinawati mengatakan sekitar 70% anggaran itu akan bersumber dari pinjaman perbankan dan sisanya 30% dari dana kas internal. Saat ini, lanjut dia, perseroan sedang melakukan penjajakan dengan tiga bank nasional untuk mencari pinjaman sekitar Rp36,05 miliar tersebut. Berdasarkan laporan keuangan 2011, total aset perseroan tercatat sebesar Rp223,51 miliar dengan posisi kas dan setara kas sebesar Rp1,63 miliar. “Sebenarnya komposisi bisa berubah-berubah untuk sumber dana capex, tapi mungkin sekitar 70% dari bank. Sudah ada tiga bank lokal yang melakukan pembicaraan dengan kami tapi belum deal. Sisanya dari kas internal kami,” ujarnya, Jumat 25 Mei 2012. Dia mengatakan alokasi dana tersebut akan digunakan untuk pembelian lahan produksi di Sidoarjo yang terdiri dari 3,4 hektare tanah dan 1,7 hektare bangunan. Aksi korporasi tersebut, lanjut dia, baru saja mendapat persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Selain itu, perseroan juga akan ekspansi untuk complete line kantong semen yang terdiri dari mesin ekstrusi, mesin rajut, mesin laminasi, dan mesin produksi kantong. “Kami kan sudah dapat persetujuan dalam RUPSLB untuk transaksi dengan pihak-pihak terafiliasi berupa pembelian lahan produksi itu, semoga hal ini bisa tuntas di kuartal III/2012. Selain itu, ekspansi kami untuk pembelian complete line mesin kantong semen,” paparnya. (ea) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top