Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ANALISIS INVESTASI: Kejarlah dolar sebelum BI intervensi

JAKARTA: Ketika harga emas dan saham berguguran, sementara situasi tak kunjung menunjukkan tanda-tanda munculnya kepastian, apa yang harus dilakukan?
Puput Jumantirawan
Puput Jumantirawan - Bisnis.com 15 Mei 2012  |  09:04 WIB

JAKARTA: Ketika harga emas dan saham berguguran, sementara situasi tak kunjung menunjukkan tanda-tanda munculnya kepastian, apa yang harus dilakukan?

 

“Harga emas akan turun lagi ke US$1.520 dalam beberapa sesi perdagangan ini,” kata Frank McGhee, kepala diler Integrated Brokerage Services LLC di Chicago.

 

“Investor berpikir apabila Yunani keluar dari Euro, maka Portugal, Spanyol dan Italia akan keluar juga,” kata Shane Oliver, analis investasi AMP Capital Investors Ltd di Sydney.

 

“Saya pikir pekan ini kita akan melihat ketidakamanan dan volatilitas yang tinggi di pasar keuangan,” kata Alessandro Fezzi, analis LGT Capital Management AG di Swiss.

 

Itu semua pernyataan yang keluar hari ini. Lalu apa yang harus dilakukan? Berikut poin-poin analisis investasi hari ini, Selasa 15 Mei 2012. Oia, keputusan & tanggung jawab investasi ada di tangan Anda:

 

Saham

* Indeks Stoxx Europe 600 terlempar 1,8% ke 247,43

* Wall Street terpuruk, S&P 500 tergelincir 1,1% ke 1.338,35, terendah dalam 3,5 bulan

* Dow Jones terperosok 1% ke 12.695,35, terendah dalam 4 bulan

* Bursa acuan Asia pagi ini juga ikut terpuruk ke 117, 20,78, terendah dalam 4 bulan

* Nikkei, Kospi, S&P/ASX 200 Australia serentak masuk ke zona merah

 

Emas

* Minyak turun lebih dari 1,4% ke US$94,27 per barel, terendah dalam 5 bulan

* Emas tersungkur lebih dari 1,5% ke US$1.557,80 per ounce

* Penarikan dana investasi di sektor komoditas kembali terjadi pekan ini

 

Valas & obligasi

* Euro terus melemah. Nilai tukar dolar AS melambung ke level tertinggi 3 bulan

* Harga obligasi AS juga terus menguat, dengan yield –0,077 ke 1,760%

* Namun, perlemahan rupiah tertahan, mengindikasikan intervensi BI (Bsi)

 

JANGAN LEWATKAN:

>>> 10 ARTIKEL PILIHAN REDAKSI HARI INI

>>> 5 KANAL TERPOPULER BISNIS.COM

>>> 10 ARTIKEL MOST VIEWED BISNIS.COM


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top