Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REVIEW EMITEN: Unilever akan dapat insentif?

JAKARTA: Departemen Perindustrian mengusulkan agar raksasa barang konsumer PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mendapatkan insentif atas pembangunan pabrik oleokimianya.
Puput Jumantirawan
Puput Jumantirawan - Bisnis.com 15 Maret 2012  |  07:09 WIB

JAKARTA: Departemen Perindustrian mengusulkan agar raksasa barang konsumer PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mendapatkan insentif atas pembangunan pabrik oleokimianya.

 

Sementara itu, Fitch Ratings memberikan peringkat jangka panjang AA (idn) dengan prospek stabil untuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

 

Lalu bagaimana dengan kinerja PT Bank Mega Tbk (MEGA)? Berikut daftar aksi korporasi emiten yang dirangkum dari berbagai sumber, hingga pagi ini, Kamis 15 Maret 2012:

 

BBTNFitch Ratings berikan peringkat jangka panjang AA (idn) dengan prospek stabil
KIASPinjami dua anak usaha US$22 juta untuk bayar utang ke UOB Ltd Singapore
MEGALaba bersih +12,73% ke Rp1,07 triliun, pendapatan bunga +24% ke Rp2,7 triliun
RMBATempatkan Jason F. Murphy sebagai presdir gantikan Christoph von Brockhusen
SDRALaba bersih +50% ke Rp90,04 miliar, pendapatan bunga +24% ke Rp319,81 miliar
BAEKLaba bersih -18% ke Rp242,56 miliar, pendapatan bunga +3% ke Rp876,07 miliar
UNVRDiusulkan dapat insentif pajak untuk pabrik oleokimia barunya di Sumut. (Bsi)
TLKMBelanja modal 2012 naik 10% jadi Rp16 triliun, pendapatan ditaksir tumbuh 6,5%
BTELSiapkan rights issue 10% saham Rp900 miliar
BIPIUbah penggunaan dana waran Rp942,50 miliar dari modal kerja ke ekspansi
BBRIAkuisisi dua sekuritas rampung semester I/2012
PTRORaih kredit US$75 juta dari PT Austindo Nusantara Jaya Finance
PTBAInvestasi rel batu bara Sumatra naik dari semula US$1,5 miliar jadi US$2,4 miliar
BLTAAnak usahanya, PT Chembulk New York Pte Ltd minta perlindungan pailit ke AS
ANTMSiap lepas obligasi berkelanjutan Rp1 triliun akhir 2012
BORNIncar volume penjualan 2012 tumbuh 36%-51% menjadi 4-4,5 juta ton
KRASAkan dapat pinjaman US$275 juta dari ICBC dan CBB

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top