Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Garda Tujuh Buana disuspensi

JAKARTA: PT Bursa Efek Indonesia kembali melakukan suspensi terhadap perdagangan saham Garda Tujuh Buana hari ini. Saham berkode GTBO itu disuspensi dengan alasan yang sama dengan suspensi sebelumnya. "Sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 November 2011  |  14:34 WIB

JAKARTA: PT Bursa Efek Indonesia kembali melakukan suspensi terhadap perdagangan saham Garda Tujuh Buana hari ini. Saham berkode GTBO itu disuspensi dengan alasan yang sama dengan suspensi sebelumnya. "Sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham GTBO sebesar Rp368, atau 259,15% dari harga penutupan Rp142 pada 27 Oktober," jelas Pelaksana Harian Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy. Suspensi dikenakan terhadap saham GTBO mulai perdagangan sesi I hari ini hingga pengumuman bursa lebih lanjut. PT BEI sebelumnya mensuspensi saham GTBO pada 9 November. Sepekan sebelumnya, transaksi saham GTBO juga dimasukkan dalam transaksi tidak wajar (Unusual Market Activity/UMA). Suspensi kemudian dicabut pada 10 November. Alih-alih 'mendinginkan' transaksi saham emiten pertambangan tersebut, saham GTBO terus mendaki hingga menyentuh harga penutupan Rp510 per lembar sahamnya pada 14 Oktober. Selain melakukan suspensi terhadap transaksi saham Garda Tujuh Buana, BEI juga melakukan hal yang sama terhadap PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Menurut Irvan, transaksi saham emiten berkode MAYA tersebut disuspensi dalam rangka 'cooling down'. Irvan menambahkan harga saham MAYA terus naik signifikan sejak harga penutupan pada 24 Oktober 2011 sebesar Rp900. Sebelum suspensi, MAYA sempat menyentuh harga tertinggi Rp1900, atau naik 111,11% sejak 24 Oktober 2011. (tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Muhammad Kholikul Alim

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top