Bayan Resources perpanjang kontrak anak usaha

JAKARTA: PT Bayan Resources Tbk memperpanjang dua kontrak jasa pertambangan anak usaha perseroan yakni PT Firman Ketaun Perkasa dan PT Teguh Sinarabadi dengan PT Thiess Contractors Indonesia senilai total US$1,2 miliar.Perubahan yang dimaksud di antaranya
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 30 September 2011  |  17:22 WIB

JAKARTA: PT Bayan Resources Tbk memperpanjang dua kontrak jasa pertambangan anak usaha perseroan yakni PT Firman Ketaun Perkasa dan PT Teguh Sinarabadi dengan PT Thiess Contractors Indonesia senilai total US$1,2 miliar.Perubahan yang dimaksud di antaranya jangka waktu kontrak dari semula 5 tahun menjadi 7 tahun atau semula berakhir pada 10 Januari 2014 menjadi berakhir pada 31 Desember 2016.Selain itu, perubahan juga terjadi dari sisi jumlah produksi batu bara dan over burden (lapisan tanah atau bebatuan yang menutupi lapisan batu bara) yang disertai dengan penambahan luas wilayah kerja yang dilakukan oleh Thiess.Perluasan itu masing-masing dilakukan di wilayah konsesi tambang batu bara milik Firman Ketaun dan Teguh meski manajemen emiten berkode saham BYAN itu tidak memberikan detail soal perluasan ini.Perubahan lainnya adalah nilai untuk Teguh dan Firman Ketaun berubah menjadi masing-masing sekitar US$0,4 miliar dan US$0,8 miliar atau total US$1,2 miliar. Nilai ini setara dengan Rp10,71 triliun dengan asumsi kurs 29 September 2011 1US$ =Rp8.925.Direktur Utama Bayan Resources Chin Wai Fong mengatakan penandatanganan perubahan perjanjian jasa pertambangan itu dilakukan pada 28 September lalu. Perubahan perjanjian ini merupakan perubahan terhadap kontrak jasa yang ditandatangani oleh Firman Ketaun, Teguh, dan Thiess pada 14 Oktober 2008.“Perubahan perjanjian ini merupakan komitmen dari dua anak usaha kami yakni Firman Ketaun dan Teguh untuk meningkatkan produksi batubaranya,” katanya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia sore ini.Dalam keterbukaan yang juga ditandatangani oleh Direktur Bayan Resources Jenny Quantero, manajemen BYAN menyatakan Thiess adalah pihak yang tidak terafiliasi dengan kedua anak usaha perseroan.Manajemen mengatakan kerja sama jasa penambangan batubara dengan Thiess merupakan kegiatan usaha utama dua anak usaha tersebut sehingga transaksi itu merupakan pengecualian dari ketentuan transaksi material.Dalam situs resminya, perseroan pada 13 Oktober 2008 mengumumkan kerja sama pertambangan Firman Ketaun dan Teguh dengan Thies selama 5 tahun. Nilai kontrak saat itu masing-masing bernilai US$610 juta dan US$220 juta.Thiess menangani rencana pertambangan, pengangkatan over burden, pertambangan batu bara, ditambah dengan melakukan proses loading dan transportasi batu bara dari Tambang Melak di Kalimantan Timur ke dermaga. Kombinasi kontrak ini menargetkanm produksi 4 juta ton batu bara dan sekitar 40 juta kubik meter over burden per tahun.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top