Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ishak Bin Sulaiman pimpin Millenium Pharmacon

JAKARTA: Ishak Bin Sulaiman diangkat sebagai Direktur Utama PT Millenium Pharmacon International Tbk, emiten distributor farmasi, menggantikan Direktur Utama sebelumnya Andrew Loke Pak Keong yang mengundurkan diri.Ishak mengatakan Andrew mengundurkan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 September 2011  |  12:48 WIB

JAKARTA: Ishak Bin Sulaiman diangkat sebagai Direktur Utama PT Millenium Pharmacon International Tbk, emiten distributor farmasi, menggantikan Direktur Utama sebelumnya Andrew Loke Pak Keong yang mengundurkan diri.Ishak mengatakan Andrew mengundurkan diri dari Millenium Pharmacon untuk menjabat sebagai direktur di perusahaan distributor farmasi lokal yang lain. Dia menampik kabar yang mengatakan Andrew diberhentikan karena kinerja yang kurang baik."Andrew mendapatkan tawaran yang lebih baik dari perusahaan lain. Kinerja dia selama bertugas disini sangat baik dapat dilihat dari efisiensi dan struktur operasi perseroan yang semakin baik," tuturnya dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) hari ini.Dalam RUPSLB tersebut para pemegang saham perseroan menyetujui pengunduran diri Andrew dan pengangkatan Ishak sebagai direktur utama Millenium Pharmacon. Pemegang saham juga menyetujui perubahan jajaran direksi dari 2 orang direktur menjadi 3 direktur.Ishak mengatakan perseroan telah meminta Andrew untuk bertahan lebih lama terutama selama pengubahan jumlah kepemilikan saham Pharmaniaga International Corporation Sdn.Bhd oleh Boustead Holdings Bhd pada bulan lalu.Pharmaniaga, perusahaan farmasi asal Malaysia, merupakan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 55% atas saham Millienium Pharmacon. Sedangkan Grup Boustead adalah perusahaan asal Malaysia yang memiliki 97% saham Pharmaniaga. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ahmad Puja Rahman Altiar

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top