Intraco Penta raih order US$25,3 juta

JAKARTA: PT Intraco Penta Tbk, distributor alat berat, meraih nilai order on hand untuk alat berat dan pembiayaan mencapai US$25,3 juta selama Mining Expo yang digelar di Jakarta pada 21 September-23 September lalu.Presiden Direktur Intraco Penta Petrus
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 September 2011  |  16:57 WIB

JAKARTA: PT Intraco Penta Tbk, distributor alat berat, meraih nilai order on hand untuk alat berat dan pembiayaan mencapai US$25,3 juta selama Mining Expo yang digelar di Jakarta pada 21 September-23 September lalu.Presiden Direktur Intraco Penta Petrus Halim menjelaskan nilai tersebut terdiri dari US$20,5 juta untuk 62 unit alat berat dan US$4,8 juta untuk pembiayaan 28 unit alat berat."Hingga akhir Agustus 2011, INTA [Intraco Penta] telah mencatatkan penjualan alat berat hingga 985 unit atau telah mencapai 76% dari target 2011 sebanyak 1.293 unit," ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers perseroan hari ini.Dalam ajang Mining Expo tersebut, anak perusahaan perseroan yang bergerak dibidang pembiayaan, PT Intan Baruprana Finance (IBF) juga meraih kerjasama pinjaman berupa executing facility senilai Rp75 miliar dengan BNI Syariah.Presiden Direktur IBF Fred L. Manibog menuturkan seluruh fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan perseroan untuk mendanai ekspansi pembiayaan alat berat, baik yang diageni oleh Intraco Penta, maupun yang tidak."Hingga akhir Agustus 2011, kami telah mencatat total pembiayaan alat berat baik secara konvensional maupun syariah senilai Rp630 miliar atau mencapai 63% dari target 2011 sebesar Rp1 triliun," paparnya.Fred menerangkan dari jumlah tersebut, pembiayaan berbasis syariah mendominasi dengan porsi 70%, sedangkan sisanya 30% konvensional. Porsi syariah, menurut dia meningkat dibanding posisi per Agustus 2010 yang mencapai 60% dari total pembiayaan.Untuk mendukung pertumbuhan pembiayaan alat berat, dia menuturkan IBF juga berencana untuk melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/ IPO) pada awal 2013, ketika aset perusahaan mencapai Rp2 triliun."Saat ini aset kami sudah melewati Rp1 triliun, sekitar Rp1,1 triliun," ujarnya beberapa waktu lalu.Intraco Penta menargetkan penjualan unit alat berat pada tahun ini sebanyak 1.293 unit dan pendapatan sebesar Rp2,99 triliun atau meningkat 95% dibandingkan pendapatan pada tahun lalu Rp1,53 triliun.Pada 22 Juli 2011, perseroan baru menerbitkan obligasi jangka menengah (medium term notes/MTN) senilai Rp220 miliar guna menopang pendanaan perseroan dan anak usaha seperti PT Intan Baruprana Finance."Kami semakin optimistis bahwa pencapaian INTA Grup hingga akhir tahun ini, termasuk IBF menjadi landasan yang kuat untuk terus tumbuh berkembang di tahun 2012 mendatang dimana kami masih menantikan finalisasi akuisisi tambang batubara yang akan segera menjadi bagian dari Total Solusi kami," ucapnya.(faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Dewi Kusuma

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top