Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lautan Luas gabungkan 4 anak usaha

JAKARTA: PT Lautan Luas Tbk, emiten kimia, menargetkan penggabungan empat anak usaha langsung dan anak usaha tidak langsung akan rampung pada Januari tahun depan."Pada 14 September telah dilakukan penandatanganan akta penggabungan usaha (merger)
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 16 September 2011  |  21:08 WIB

JAKARTA: PT Lautan Luas Tbk, emiten kimia, menargetkan penggabungan empat anak usaha langsung dan anak usaha tidak langsung akan rampung pada Januari tahun depan."Pada 14 September telah dilakukan penandatanganan akta penggabungan usaha (merger) untuk selanjutnya akan diproses pada kementrian atau instansi terkait, dan merger tersebut akan efektif berlaku pada Januari 2012," ujar Direktur Lautan Luas Soewandhi Soekamto dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia hari ini.Keempat anak usaha perseroan yang hendak digabungkan adalah PT Pacinesia Chemical Industry yang merupakan anak usaha. Adapun "cucu" usaha Lautan Luas yang akan digabungan dengan Pacinesia yaitu PT Seruni Gandamekar, PT Toppac Purna Cipta, dan PT Riaupac Chemical Industry.Hal itu menyusul pemberitahuan emiten berkode saham LTLS itu pada akhir Juli yang memberitahukan penggabungan usaha itu ditujukan agar memaksimalkan sinergi perseroan dengan penyatukan kepentingan.Perusahaan juga menegaskan penggabungan usaha itu tidak menyebabkan likuidasi pada perusahaan-perusahaan target merger. Perusahaan yang dipimpin oleh Indrawan Masrin itu juga mengundang kreditur yang keberatan dengan penggabungan itu untuk menyampaikan keluhannya kepada Pacinesia.Harga saham perseroan terapresiasi Rp20 atau 2,11% ke Rp970 dan membentuk kapitalisasi pasarnya sebesar Rp756,6 miliar. Posisi harga itu juga membentuk rasio harga saham terhadap laba bersihnya (price to earnings ratio/PER) sebesar 6,64 kali. (ea) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top