Sukses Sawit bangun 2 pabrik di Kaltim

 
Teguh Purwanto
Teguh Purwanto - Bisnis.com 15 September 2011  |  17:33 WIB

 

JAKARTA: PT Sukses Sawit Sejahtera, anak perusahaan PT BW Plantation Tbk, akan menggunakan kucuran dana segar dari Bank Rakyat Indonesia untuk membangun dua  pabrik baru di Kalimantan Timur. 
 
Pembangunan akan mulai dilaksanakan tahun depan dan direncanakan selesai tahun 2013, dengan kapasitas masing-masing 60 Ton per jam. Menurut Sekretaris Perusahaan PT BW Plantation Kelik Irwantono, pembangunan tersebut menghabiskan dana sekitar Rp220 M.
 
"Untuk kredit investasi kebun senilai Rp1 Triliun akan digunakan untuk perawatan tanaman belum menghasilkan dan perluasan tanaman baru. Total planted area BWPT saat ini 56.000 Ha, sementara lahan yang kita miliki 92.000 Ha. Lahan kosong seluas 36.000 Ha itu yang akan kita tanami dengan dana pinjaman tersebut," ujarnya saat dihubungi Bisnis.
 
Kelik menambahkan Sukses Sawit Sejahtera akan mulai berproduksi 2013 bersamaan dengan selesainya pembangunan pabrik tersebut. "Produksi akan signifikan karena areal menghasilkan di 2013 luasnya 9.000 Ha dan 2014 bertambah lagi sekitar 8.000 Ha."
 
Seperti diketahui, emiten berkode BWPT ini baru saja mendapatkan kucuran dana dari Bank Rakyat Indonesia dalam dua bentuk dengan nilai lebih dari Rp1,3 Triliun. Kredit investasi senilai Rp1,2 Triliun dikenakan bunga 10% per tahun dan akan dibayarkan tiap triwulan. 
 
Penarikan kredit akan berlangsung selama 5 tahun sejak penandatangan perjanjian. Sedangkan bunga yang dikenakan besarnya 10% per tahun dan akan  dibayarkan tiap triwulan.
 
Sementara itu, untuk kredit modal kerja sebesar Rp46,5 miliar jangka waktunya 48 bulan. Penarikannya akan dilakukan bertahap antara tahun 2012 hingga tahun 2013, dengan bunga 10% per tahun.
 
Sebagai jaminan dua bentuk kredit tersebut, emiten berkode BWPT ini menjaminkan Hak Guna Usaha tanah seluas 20.220 Ha yang terdapat di Desa Senyiur, Kabupaten Kuta Timur, Kalimantan Timur. Mereka juga menjaminkan aktiva tetap milik PT Sawit Sukses Sejahtera, tanaman, dan 2 bangunan pabrik yang akan dibangun dengan dana pinjaman.(Muhammad Kholikul Alim /sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top