Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Data ekonomi Jepang angkat harga karet

TOKYO: Harga karet menguat setelah data penjualan ritel AS meningkat paling tinggi dalam 4 bulan dan juga didorong nilai PDB kuartal kedua Jepang yang lebih baik daripada perkiraan ekonom, meningkatkan optimisme bahwa permintaan akan tumbuh.Harga kontrak
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Agustus 2011  |  11:55 WIB

TOKYO: Harga karet menguat setelah data penjualan ritel AS meningkat paling tinggi dalam 4 bulan dan juga didorong nilai PDB kuartal kedua Jepang yang lebih baik daripada perkiraan ekonom, meningkatkan optimisme bahwa permintaan akan tumbuh.Harga kontrak karet untuk pengiriman Januari naik 0,8% menjadi 366,4 yen per kilogram (US$4.767 per metrik ton) di Tokyo Commodity Exchange sebelum menetap di 364,8 yen pada penutupan hari ini.Harga kontrak tersebut turun 4,2% pekan lalu, penurunan terbesar sejak pekan yang berakhir 24 Juni. "Data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan sebelumnya telah memberi dukungan ke pasar," kata Chung Yang Ker, seorang analis pada Phillip Futures Pte, Singapura, seperti dikutip Bloomberg.Ekonomi Jepang mengalami kontraksi kurang dari perkiraan ekonom pada kuartal kedua seiring berbagai perusahaan meningkatkan pengeluaran, menandakan bahwa negara itu tengah berbalik dari keterpurukan setelah gempa bumi dan tsunami.Adapun data penjualan ritel AS naik 0,5% pada Juli, sementara aplikasi tunjangan pengangguran di posisi yang terendah sejak April. Produk domestik bruto Jepang menyusut pada tingkat tahunan 1,3% dalam 3 bulan yang berakhir 30 Juni, menandai penurunan 3 kuartal berturut-turut.Adapun perkiraan median dari 25 ekonom yang disurvei Bloomberg News menduga penurunan 2,5%.Sementara itu Ker, analis Phillip Futures, mengatakan peningkatan penjualan mobil di China juga meningkatkan optimisme bahwa permintaan karet akan terus tumbuh pada negara itu.Penjualan mobil penumpang China naik pada Juli, karena produksi di produsen mobil Jepang pulih dan mereka memotong harga untuk menarik pelanggan kembali ke showroom.Menurut Asosiasi Manufaktur Automobil China pengiriman mobil, termasuk kendaraan serbaguna dan sport, untuk diler naik 6,7% dari tahun sebelumnya menjadi 1,01 juta unit bulan lalu.Peningkatan itu mengikuti kenaikan 6,2% pada Juni dan penurunan 0,1% pada Mei, penurunan pertama sejak Januari 2009.Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar di dunia, pada 2 Agustus lalu mengharapkan untuk segera membuat pasokan yang hilang dari gempa pada bulan September, satu bulan lebih awal dari pengumuman sebelumnya.Perusahaan ini mempekerjakan hingga 4.000 pekerja-sementara guna membantu upaya tersebut. Harga karet untuk pengiriman Januari sedikit berubah pada 34.310 yuan (US$5,368) per ton di Shanghai Futures Exchange. Persediaan yang dimonitor oleh bursa mencapai 21.988 ton per 11 Agustus, 67% lebih rendah dari pada akhir 2010.Harga karet fisik Thailand, menurut Institut Penelitian Karet, tetap tidak berubah pada 140,05 baht (US$4,68) per kilogram hari ini. Mereka mengatakan hujan di selatan telah mengganggu penyadapan, menurunkan pasokan di tengah menguatnya permintaan dari China. (Taufikul Basari/faa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top