Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Target Saham GOTO Usai Electrum Groundbreaking Pabrik Motor Listrik

Samuel Sekuritas merekomendasikan peringkat Beli (Buy) untuk saham GoTo dengan target harga Rp150 per saham dalam jangka pendek.
Acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik motor listrik Electrum dengan kapasitas 250.000 unit per tahun di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (23/6/2023) - Bisnis/Iim F. Timorria
Acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik motor listrik Electrum dengan kapasitas 250.000 unit per tahun di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (23/6/2023) - Bisnis/Iim F. Timorria

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen motor listrik patungan antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dan PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA), Electrum, memulai pembagunan pabrik motor listrik pertamanya di Cikarang, Jawa Barat. Aksi ini dinilai memberikan sentimen positif terhadap harga saham GOTO.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Farras Farhan, dalam riset singkatnya menilai groundbreaking pabrik Electrum di Zona E Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang, Jawa Barat, pada hari ini akan mendorong percepatan penerimaan sepeda motor listrik secara lebih luas di masyarakat.

Kehadiran pabrik baru ini juga berpotensi memenuhi kebutuhan motor listrik nasional yang ditargetkan oleh pemerintah akan mencapai 9 juta unit pada tahun 2030.

”Pabrik baru yang dibangun ini tentunya akan menguntungkan seluruh ekosistem GoTo karena akan mendukung inisiatif 2W EV saat ini termasuk kemitraan dengan Gogoro dan Gesits,” tulia Farras, Jumat (23/6/2023).

Menurut Farras dengan pasokan tambahan dari pabrik baru, Electrum dapat menjual motor listriknya dengan harga yang lebih rendah dan memungkinkannya bersaing dengan merek seperti Volta, Alva, serta yang lainnya.

Farras memperkirakan harga jual motor listrik produksi Electrum ini akan berkisar antara Rp 20-23 juta per unit dengan spesifikasi sepeda motor dan build yang mirip dengan Alva atau Gesits.

Dengan begitu, lanjut Farras, Samuel Sekuritas memproyeksikan Electrum berpotensi membukukan pendapatan sekitar Rp10 triliun sampai Rp11 triliun dalam tiga tahun ke depan secara gabungan.

”Meskipun biaya research & development kemungkinan tinggi pada tahun-tahun awal, kami memperkirakan Electrum akan mencapai titik impas setelah 5-7 tahun, sejalan dengan tren di antara produsen 2W EV,” ungkapnya.

GoTo juga dinilai akan diuntungkan dengan ekosistem pengemudinya yang telah menjadi pendorong lahirnya inisiatif baru berupa pembangunan pabrik Electrum ini.

”GoTo dapat mendorong para pengemudinya untuk beralih ke EV menggunakan produk Electrum daripada merek lain,” kata dia.

Dengan jumlah mitra pengemudi roda dua melalui Gojek yang jumlahnya mencapai jutaan, GoTo sudah memiliki pangsa pasar yang besar untuk Electrum. Atas dasar itu, Farras merekomendasikan peringkat Beli (Buy) untuk saham GoTo dengan target harga Rp150 per saham dalam jangka pendek.

Direktur Utama Electrum Pandu Sjahrir dalam sambutannya mengatakan pembangunan pabrik ini menjadi wujud kerja sama TOBA dan GOTO dalam mewujudkan transisi energi dan pengurangan emisi nasional.

"Di pabrik ini kami bekerja sama dengan mitra untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang berkesinambungan," kata Pandu, Jumat (23/6/2023).

Pandu mengatakan pabrik Electrum akan dibangun di kawasan dengan luas 3 hektare (ha). Pabrik akan memiliki kapasitas produksi 250.000 motor listrik per tahun dan beroperasi dengan mengacu pada aspek environment, social and governance (ESG).

Sementara itu Direktur Layanan On-Demand GoTo Catherine Hindra Sutjahyo menegaskan dalam upaya mendorong penggunaan motor listrik, GoTo berencana untuk mempermudah mitra driver memiliki kendaraan tersebut. “Upaya ini sekaligus memperluas layanan GoRide Electric untuk menjangkau lebih banyak pelanggan," terangnya. 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper