Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Riset LPEM FEB UI Sebut Pendapatan Mitra GOTO di Posisi Rp10 Juta

LPEM FEB UI mendapati mitra merchant PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) bisa meraup pendapatan hingga Rp10 juta per bulan pada 2022.
Pengemudi ojek online (ojol) menunjukan logo GoTo di Jakarta, Rabu (26/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pengemudi ojek online (ojol) menunjukan logo GoTo di Jakarta, Rabu (26/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – LPEM FEB UI mendapati mitra merchant PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) bisa meraup pendapatan hingga Rp10 juta per bulan pada 2022.

Kepala LPEM FEB UI Chaikal Nuryakin mengatakan berdasarkan riset yang mereka lakukan menunjukan, pendapatan penjual Tokopedia secara keseluruhan memiliki rata-rata Rp10 juta per bulan.

Jika dirinci lebih lanjut, untuk penjual Tokopedia lama membukukan pendapatan rata-rata sebesar Rp10,7 juta per bulan, sedangkan penjual baru meraup pendapatan rata-rata sebesar Rp7,8 juta per bulan pada 2022. Data tersebut didapatkan berdasarkan riset terhadap 1.132 pedagang di Tokopedia.

“Tahun 2022, masyarakat secara umum masih menahan konsumsi, terlihat dari indeks pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih lebih rendah dari periode sebelum pandemi. Namun demikian, platform teknologi telah menjadi pilihan masyarakat untuk konsumsi,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Kamis (22/6/2023).

Riset tersebut juga menunjukkan Tokopedia membantu UMKM terhadap akses keuangan melalui pinjaman produktif. Adapun persentase kuantitas jumlah pinjaman yang diterima oleh penjual Tokopedia meningkat di tahun 2022 mencapai 83,2 persen dengan jenis pinjaman yang paling banyak digunakan oleh Tokopedia adalah pinjaman produktif secara online yakni sebesar 10,83 persen dari total responden.

Jumlah itu mengalami peningkatan persentase kuantitas pinjaman yang diterima oleh penjual Tokopedia dari 80,3 persen pada 2021.

Temuan menarik lainnya adalah terkait ekosistem GoTo yang inklusif dan mudah digunakan (rendah hambatan) sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. Menurut Chaikal, sebuah platform yang inklusif dan rendah hambatan membuat peluang lebih setara bagi masyarakat dari berbagai kelompok, mendorong interaksi yang lebih kaya, keterwakilan yang lebih adil, mendorong adanya solusi berkelanjutan, serta pada akhirnya pertumbuhan ekonomi.

“Contohnya, tingkat pendidikan biasanya menjadi hambatan pertama bagi masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan dan penghidupan. Platform GoTo yang tidak mensyaratkan level pendidikan tertentu, membuat semakin banyak masyarakat bisa berpartisipasi dalam ekonomi digital. Masyarakat bisa mendapatkan akses pendapatan tetapi dengan waktu yang fleksibel. Sifat inklusif dan rendah hambatan ini kemudian menimbulkan efek bola salju positif lainnya yaitu peningkatan inklusi keuangan dan kesempatan kerja bagi perempuan,” ungkap Chaikal.

Sementara itu, berdasarkan data Bank Indonesia (BI), transaksi e-commerce pada 2022 tidak mencapai target yang diharapkan, yaitu hanya mencapai Rp476,3 triliun atau meleset sekitar 2,6 persen dari target Rp 489 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper