Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Laba Emtek (EMTK) Meroket 2.454 Persen, Simak Prospek Sahamnya

Berdasarkan posisi terakhir, prospek saham EMTK secara teknikal masih menjaga potensi penguatan lanjutan.
Logo PT Elang Mahkota Teknologi Tbk dan sejumlah portofolio usahanya./emtek
Logo PT Elang Mahkota Teknologi Tbk dan sejumlah portofolio usahanya./emtek

Bisnis.com, JAKARTA - PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) atau Emtek mencatatkan peningkatan kinerja, dengan pendapatan dan laba bersih yang naik hingga 9 bulan 2022.

EMTK tercatat membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk EMTK meroket 2.454 persen menjadi Rp5,54 triliun hingga 9 bulan 2022, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp217 miliar.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan berdasarkan posisi terakhir, prospek saham EMTK secara teknikal masih menjaga potensi penguatan lanjutan.

"Target terdekat di 1.700 hingga 1.760, di mana momentum bullish masih terjaga selama harga bergerak di atas 1.520 sebagai level support," kata Ivan, Selasa (1/11/2022).

Menurutnya, skenario alternatif terhadap saham EMTK adalah terjadinya ekstensi koreksi menuju 1.330-1.400, jika harga tertekan ke bawah 1.520 kembali.

Semenara itu, Ivan juga melihat masih terdapat potensi penguatan terhadap saham-saham entitas asosiasi EMTK seperti PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), PT Kedoya Adyaraya Tbk. (RSGK), PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME), dan PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA).

"Untuk saham-saham tersebut secara umum masih ada peluang penguatan, tetapi dalam jangka pendek akan wajar jika masih terbentuk koreksi minor terlebih dahulu," ujar dia.

Menurutnya, koreksi minor ini sejalan dengan prospek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diperkirakan akan mengalami periode koreksi jangka pendek.

Adapun pada penutupan perdagangan Selasa (1/11/2022), saham EMTK ditutup naik 4,21 persen ke level 1.610. Saham EMTK memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp98,6 triliun dengan price to earning ratio (PER) 13,34 kali. 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper