Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gajah Tunggal (GJTL) Likuidasi Perusahaan Patungan dengan Inoue Rubber

Manajemen Gajah Tunggal atau GJTL menegaskan, likuidasi tersebut tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 08 Juli 2022  |  13:46 WIB
Gajah Tunggal (GJTL) Likuidasi Perusahaan Patungan dengan Inoue Rubber
Ban Motor IRC. - Gajah Tunggal
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen ban PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) mengumumkan pembubaran atau likuidasi PT IRC Gajah Tunggal Manufacturing Indonesia (IGM).

Berdasarkan keterbukaan informasi, Jumat (8/7/2022), likuidasi tersebut telah dilakukan per 29 Juni 2022 lalu. IGM merupakan perusahaan hasil patungan antara GJTL dengan Inoue Rubber Co Ltd yang didirikan pada 2018 lalu dengan kepemilikan saham GJTL di IGM sebesar 50 persen.

“Berdasarkan akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 209, tanggal 29 Juni 2022, dibuat di hadapan Hannywati Gunawan, SH, notaris di Jakarta, IGM diputuskan untuk dibubarkan atau dilikuidasi terhitung sejak tanggal 29 Juni 2022,” jelas manajemen GJTL dalam keterbukaan informasi tersebut.

Manajemen GJTL melanjutkan, likuidasi tersebut tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.

Sebelumnya, Investor kawakan Lo Kheng Hong (LKH) melakukan aksi beli saham GJTL menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) produsen ban tersebut pada Juli ini.

Berdasarkan posisi kepemilikan hingga 16 Juni 2022, LKH tercatat masih mengantongi sekitar 178.012.400 saham atau setara dengan 5,11 persen saham GJTL. Posisi itu tidak bergerak dari posisi akhir Mei 2022.

Adapun GJTL menjadwalkan RUPST pada Kamis 28 Juli 2022. Umumnya, salah satu agenda yang dinanti investor adalah pengumuman pembagian dividen.

Sebagai catatan, GJTL membagikan dividen tunai sekitar Rp10 per saham pada 2021, atau senilai total Rp34,84 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gajah tunggal likuidasi lo kheng hong
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top