Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Pasar Modal AS Tetap Cuan saat Inflasi, Kok Bisa?

Investor pasar modal Amerika Serikat diperkirakan bisa tetap cuan di tengah inflasi yang sedang terjadi.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 14 Mei 2022  |  13:26 WIB
Pelaku pasar sedang memantau perdagangan di bursa New York Stock Exchange (NYSE), New York, AS, Senin (20/9/2021). - Bloomberg
Pelaku pasar sedang memantau perdagangan di bursa New York Stock Exchange (NYSE), New York, AS, Senin (20/9/2021). - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Investor bursa saham Amerika Serikat dinilai dapat tetap mendulang cuan di tengah inflasi yang saat ini terjadi.

Managing Director perusahaan manajemen investasi AS Blackrock, Kate Moore menjelaskan, ada beberapa investasi yang menarik ketika nilai inflasi sedang tinggi.

Blackrock yang mengelola aset senilai US$9,6 triliun tersebut menakar perusahaan yang sekiranya dapat tetap untung ketika inflasi meningkat.

Dalam wawancaranya dengan David Westin di acara “Wall Street Week” Bloomberg Television, Kate Moore mengatakan perusahaan yang tidak terlalu tergantung pada jumlah tenaga kerja, memiliki teknologi yang efisien, serta memegang kontrak jangka panjang dengan pemasok dan faktor lain yang mengurangi biaya input bisa outperform saat inflasi.

“Perusahaan cloud-computing kemungkinan besar akan sukses [memanfaatkan peluang inflasi],” ujar Moore dikutip dari Bloomberg, Sabtu (14/5/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Investasi Amerika untuk DWS Group GmbH & Co., David Bianco mengatakan perlunya diversifikasi portofolio dalam berinvestasi di masa inflasi.

Sektor komoditas, real estate dan aset yang termasuk dalam treasury inflation-protected securities (TIPS) dapat menjadi pilihan investor, karena mereka cenderung kuat dibandingkan saham sektor lain dan obligasi yang jatuh selama inflasi.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan, inflasi hingga 8,3 persen sepanjang 2022 hingga April lalu merupakan titik inflasi tertinggi dalam 4 dekade.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi Inflasi amerika serikat rekomendasi saham
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top