Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pelaku Pasar Incar 4 Sektor Utama Saham-saham Emiten Baru, Apa Itu?

Perusahaan penjamin emisi efek mengemukakan terdapat beberapa sektor yang bakal menjadi favorit pelaku pasar ke depannya, terutama dari calon emiten baru.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  15:37 WIB
Pelaku Pasar Incar 4 Sektor Utama Saham-saham Emiten Baru, Apa Itu?
Pegawai melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (24/1/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat setidaknya ada 26 calon emiten baru yang bakal melantai di bursa.

Perusahaan penjamin emisi efek mengemukakan terdapat beberapa sektor yang bakal menjadi favorit pelaku pasar ke depannya, terutama dari calon emiten baru.

Head of Investment Banking Sucor Sekuritas Yansen Poaler mengatakan emiten di sektor telekomunikasi, infrastruktur, teknologi dan komoditas memiliki prospek cukup baik. Hal ini didukung oleh situasi pasar dan kinerja di sektor-sektor tersebut yang positif.

“Mengingat animo pasar yang cukup kuat pada awal 2022 ini serta uptrend pertumbuhan industri-industri ini, saya kira emiten dari sektor tersebut masih cukup menjanjikan,” katanya, Rabu (23/2/2022).

Bisnis mencatat dari 8 emiten baru yang melantai di BEI dalam 2 bulan pertama tahun ini, mayoritas berhasil membukukan imbal hasil positif. Sebanyak 6 dari 8 emiten baru menikmati saham yang menguat sejak pencatatan perdana.

Sebagai contoh, kinerja positif dibukukan oleh PT Adaro Mineral Indonesia Tbk. (ADMR) yang harga sahamnya telah meningkat 1.080 persen sejak listing pertama pada 3 Januari 2022. Selain ADMR, saham PT Net Visi Media Tbk. (NETV) juga melonjak 193 persen sejak melantai.

Adapun saham PT Champ Resto Indonesia Tbk. (ENAK) terkoreksi 20 persen dan saham PT Adhi Commuter Tbk. melandai 2,31 persen. Terbaru, bursa kedatangan emiten baru PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) yang meraih dana sebesar Rp288 miliar dari penawaran saham perdana.

Yansen memperkirakan melantainya emiten baru akan ramai menjelang pengujung semester I/2022. Namun untuk IPO besar, dia memperkirakan baru dimulai pada semester II/2022.

“Kami sendiri sedang mengawal 3 emiten untuk IPO,” kata Yansen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI ipo rekomendasi saham
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top