Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Makin Cuan! Analis Naikkan Target Harga Saham Bumi Resources Minerals (BRMS)

Performa positif BRMS pada kuartal III/2021 mendorong Samuel Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi Buy saham emiten grup Bakrie tersebut.
Fasilitas pengolahan bijih emas PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS)./Istimewa
Fasilitas pengolahan bijih emas PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS)./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bumi Resources Minerals Tbk. menorehkan kinerja cemerlang pada kuartal III/2021, sehingga membuat sahamnya menarik untuk dibeli.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, emiten bersandi BRMS ini membukukan kenaikan laba bersih yang signifikan sampai dengan 30 September 2021 menjadi US$6,2 juta atau naik 154,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Sementara itu, pendapatan perseroan tumbuh 97,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada periode tersebut menjadi US$8,2 juta, didukung oleh kenaikan produksi emas yang mencapai 98 kg atau melesat 188,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2020 sebanyak 34 kg.

Pada kuartal III/2021, BRMS mencatatkan pendapatan sebesar US$2,1 juta atau naik 29,8 persen dari tahun sebelumnya, dengan kontributor terbesar berasal dari penjualan emas ke PT Bhumi Satu Inti sebanyak 63,63 persen, disusul jasa penasehat pertambangan untuk Bellridge Holdings Limited sebanyak 31,6 persen, dan penjualan emas ke PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) sebanyak 5,1 persen.

Pada periode tersebut, BRMS juga mencatatkan laba bersih signifikan sebesar US$2,5 juta atau naik 72,66 persen yoy dan naik 29,5 persen dari kuartal sebelumnya.

“SSI memproyeksikan volume produksi emas BRMS pada 2022-2023 akan mencapai 37.000-55.000 ons. Performa positif BRMS pada kuartal III/2021 mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi Buy dan menaikkan target harga ke level Rp200,” jelas Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu dalam riset, Rabu (8/12/2021).

Ke depan, BRMS masih memiliki proyek pembangunan pabrik kedua di Poboya, yang memiliki kapasitas 4.000 ton per hari, diperkirakan akan mulai beroperasi pada kuartal II/2022 mendatang, sesuai dengan target perseroan. Pabrik tersebut diharapkan dapat menambah kapasitas pengolahan BRMS, yang saat ini sebesar 500 ton per hari.

“SSI memproyeksikan produksi emas BRMS pada 2022 – 2024 akan mencapai 37.000, 55.000, dan 92.000 ons, didukung dengan rencana ekspansi perseroan ke depan serta rencana pembangunan pabrik ketiga dengan kapasitas 4.000 ton per hari pada kuartal I/2024,” imbuh Dessy.

Selanjutnya, BRMS juga mengalokasikan belanja modal US$123 juta untuk 2021-2023. Modal tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan pabrik kedua dan ketiga di Poboya senilai US$95 juta. Selain itu untuk pengeboran enam prospek emas sebagai langkah menambah cadangan emas senilai US$28 juta.

Dana capex tersebut berasal dari hasil rights issue pertama (PUT I) yang telah dilakukan BRMS pada Maret 2021 dengan total perolehan dana sebesar Rp1,6triliun atau setara dengan US$111 juta, serta fasilitas utang dari BNI dan AP Investment sebesar US$47 juta.

Manajemen BRMS juga berencana melakukan rights issue tahap 2, dengan mengeluarkan 23,7 miliar saham baru pada harga pelaksanaan Rp70 per saham. BRMS diperkirakan akan memperoleh dana sekitar Rp1,66 triliun atau sekitar US$114 juta yang mayoritas akan difokuskan untuk pengembangan Gorontalo Minerals.

Hingga akhir perdagangan Rabu (8/12/2021), saham BRMS menguat 1,74 persen ke Rp117 dengan price to earning ratio (PER) 81,78 kali dan kapitalisasi pasar Rp13,82 triliun. 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper