Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Lanjutkan Penguatan di Awal Perdagangan, Investor Asing Buru TLKM & ANTM

IHSG terpantau menguat 0,15 persen atau 9,92 poin ke level 6.618,21 pada pukul 09.04 WIB
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 November 2021  |  09:08 WIB
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (30/11/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG terpantau menguat 0,15 persen atau 9,92 poin ke level 6.618,21 pada pukul 09.04 WIB, meskipun sempat dibuka melemah 0,04 persen atau 2,39 poin ke 6.605,8.

Sebanyak 248 saham menguat, 101 saham melemah, dan 177 saham stagnan. Adapun, investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell senilai Rp76,1 miliar pagi ini.

Di antara seluruh konstituen IHSG, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) terpantau paling banyak dilepas investor asing dengan net sell Rp32,3 miliar, disusul PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp9,9 miliar.

Di sisi lain, investor asing masih mengincar saham PT Telkom Indonesia Tbk. dengan net buy mencapai RP6,7 miliar. Menyusul di belakangnya, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) juga diburu investor asing dengan net buy mencapai Rp3,9 miliar.

Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayan mengatakan meredanya ketegangan terkait Variant Omicron menyusul pernyataan Presiden AS Joe Biden belum akan melakukan lockdown mendorong Indeks utama dunia menguat pada Senin (29/11/2021).

Indeks DJIA menguat sebesar 0,68 persen, EIDO naik 1,57 persen serta harga beberapa komoditas juga naik seperti minyak 1,54 persen, CPO 0,30 persen, nikel 1,14 persen, dan timah 0,19 persen.

“[Kombinasi ini] berpotensi menjadi katalis pendorong IHSG untuk menguat dalam perdagangan di akhir bulan November ini,” tulis Edwin dalam riset harian, Selasa (30/11/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top