Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Dibuka Di Zona Hijau, Investor Asing Beli Saham BBCA dan MDKA

Berdasarkan analisa teknikal, Pilarmas Investindo Sekuritas melihat IHSG berpeluang bergerak melemah dan diperdagangkan di level 6.621-6.732.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 24 November 2021  |  09:12 WIB
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (24/11/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.00 WIB IHSG dibuka melemah pada posisi 6.697,42. IHSG sempat menyentuh level tertingginya pada 6.698,41 pada beberapa menit setelah pembukaan.

Tercatat, 197 saham menguat, 70 saham melemah dan 230 saham bergerak ditempat. Investor asing tercatat membukukan aksi net foreign buy sebesar Rp10,37 miliar

PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) menjadi top gainer teratas hingga pukul 09.02 WIB dengan kenaikan 9,23 persen ke Rp298. Menyusul di belakangnya adalah PT Trisula International Tbk. (TRIS) dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk. (BAPA) dengan penguatan masing-masing 4,44 persen dan 3,8 persen,

Investor asing tercatat membeli saham PT Bank Central Asia Tbk. (BMRI) sebesar Rp17,8 miliar, atau yang terbanyak sejauh ini. Menyusul dibelakangnya adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) senilai Rp1,3 miliar dan PT Bumi Resources Tb.k (BUMI) sebesar Rp782 juta.

Sebelumnya, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan sektor transportasi dan logistik, keuangan, properti dan real estat, teknologi, industri dasar, konsumer non-siklus, kesehatan, dan konsumer siklus bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG kemarin. Investor asing di seluruh pasar membukukan pembelian bersih sebesar Rp92 miliar.

Berdasarkan analisa teknikal, Nico melihat IHSG berpeluang bergerak melemah dan diperdagangkan di level 6.621-6.732.

Saham yang menjadi rekomendasi Pilarmas Investindo Sekuritas hari ini adalah BBNI dan WSKT.

Lebih lanjut, Nico mengatakan pasar cukup menantikan pertemuan Bank Sentral Korea Selatan yang akan dilakukan besok. Dalam pertemuan ini, Bank Sentral Korea Selatan dikabarkan akan menaikkan suku bunganya lagi.

"Ini kenaikan kali kedua dalam waktu yang berdekatan," kata Nico dalam risetnya, Rabu (24/11/2021).

Saat ini, lanjutnya, hampir semua konsensus menyebutkan pertemuan Bank Sentral Korea Selatan besok akan menaikkan kembali tingkat suku bunga sebanyak 25 basis poin menjadi 1 persen.

Sementara dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2021 menjadi perhatian pelaku pasar karena momentum pertumbuhan yang berlanjut menjadi harapan saat ini.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV/2021 masih berada pada tren pertumbuhan karena kinerja ekspor menjadi penopang dari pertumbuhan tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top