Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Krakatau Steel (KRAS) Pangkas 62 Persen Karyawan Jadi 2.929 Orang

Krakatau Steel melakukan perampingan jumlah karyawan hingga 62 persen dari jumlah karyawan 7.710 orang menjadi saat ini 2.929 orang
Annisa Saumi
Annisa Saumi - Bisnis.com 24 September 2021  |  20:15 WIB
Presiden Joko Widodo menandatangani baja produk terbaru saat meresmikan pabrik Hot Strip Mill 2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Kota Cilegon, Banten, Selasa (21/9/2021). Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hot rolled coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun dan merupakan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC kualitas premium./ANTARA FOTO - Biro Pers Media Setpres/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo menandatangani baja produk terbaru saat meresmikan pabrik Hot Strip Mill 2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Kota Cilegon, Banten, Selasa (21/9/2021). Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hot rolled coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun dan merupakan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC kualitas premium./ANTARA FOTO - Biro Pers Media Setpres/Agus Suparto

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) melakukan perampingan karyawan hingga 62 persen menjadi 2.929 orang dari sebelumnya 7.710 orang.

Direktur Utama KRAS Silmy Karim mengatakan perusahaan penguatan organisasi dan regenerasi karyawan yang saat ini lebih banyak didominasi oleh karyawan muda, sehingga kinerja menjadi lebih produktif. KRAS mengembangkan pemimpin-pemimpin muda potensial di setiap unit dan direksi baik di induk maupun anak usaha.

"Krakatau Steel pun melakukan perampingan jumlah karyawan hingga 62 persen dari jumlah karyawan 7.710 orang menjadi saat ini 2.929 orang," paparnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/8/2021).

Dia melanjutkan, sampai Agustus 2021 ini, Krakatau Steel mampu menurunkan kembali fixed cost hingga 16 persen dan variable cost hingga 8 persen. Upaya efisiensi ini meneruskan penghematan yang sudah dilakukan di tahun 2020 dengan penurunan biaya operasional hingga 41 persen.

“Dari sisi transformasi, saat ini Krakatau Steel sudah melakukan perubahan budaya kerja menjadi performance culture, sehingga proses kerja menjadi lebih lincah dan lebih cepat. Sesuai dengan visi misi baru kami, saat ini Krakatau Steel lebih kompetitif, untung, dan terpercaya,” ucapnya.

Hingga Agustus 2021, KRAS terus mencatatkan tren peningkatan kinerja positif dengan pencapaian laba bersih sebesar Rp800 miliar, meningkat 54 persen dari realisasi periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp362,5 miliar.

Selain itu, produktivitas Krakatau Steel hingga Agustus 2021 juga tercatat mengalami peningkatan. Penjualan produk naik 31 persen menjadi 1,279 juta ton dibandingkan di periode sama tahun 2020 sebesar 980.000 ton.

Sementara, dari sisi produksi naik 45 persen menjadi 1,307 juta ton hingga Agustus 2021, dibandingkan dengan periode sama tahun 2020 yang sebesar 900.000 ton.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN krakatau steel karyawan phk
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top