Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asing Obral Saham Emiten Tambang, IHSG Tertahan di Zona Merah

Di antara aksi jual saham yang dilakukan oleh investor asing, sejumlah emiten tambang berada di urutan teratas dengan penjualan saham oleh asing terbanyak.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 24 Agustus 2021  |  13:31 WIB
Asing Obral Saham Emiten Tambang, IHSG Tertahan di Zona Merah
Pengunjung melintas di dekat papan elektornik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (17/3/2020). Pada perdagangan Selasa (17/3), IHSG tertekan di zona merah dan sempat mengalami trading halt menjelang akhir perdagangan. Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 4,99 persen atau 233,91 poin ke level 4456,75. Ini merupakan level terendah IHSG sejak Januari 2016. Bisnis - Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pada sesi I perdagangan Selasa (24/8/2021), tercatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok di zona merah. Terpantau asing banyak melepas sejumlah saham emiten tambang.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (24/8/2021), terdapat 194 saham menguat, 282 saham melemah, dan 177 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7,4 triliun dari 16,8 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Adapun, asing melakukan aksi jual senilai Rp110,2 miliar.

Di antara aksi jual yang dilakukan, sejumlah emiten tambang berada di urutan teratas dengan penjualan saham oleh asing terbanyak.

Saham PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) dilepas asing sampai Rp44,2 miliar. Sahamnya melemah 40 poin atau 3,04 persen di posisi 1.275.

Kemudian, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) dijual asing sampai Rp21,2 miliar. Saham ITMG tercatat memerah 525 poin atau 3,27 persen di harga 15.525.

Saham Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) juga memerah 60 poin atau 2,20 persen ke 2.670 usai dijual asing senilai Rp13.6 miliar.

Saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) juga memerah usai dilepas asing senilai Rp8,2 miliar. Sahamnya turun 150 poin atau 0,79 persen ke 18.875.

Selanjutnya, saham PT Aneka Tambang Tbk. juga dijual asing senilai Rp6,8 miliar, membuat sahamnya melorot 10 poin atau 0,44 persen ke 2.280.

Sebelumnya, Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang memprediksikan IHSG berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, salah satu sentimen positifnya adalah kenaikan harga komoditas tambang dan energi.

“Untuk perdagangan Selasa ini IHSG diperkirakan menguat kembali didorong sentimen positif seiring reboundnya harga beberapa komoditas seperti minyak naik 2,50 persen, batu bara naik 1,56 persen, emas naik 1,4 persen, nikel naik 2,51 persen, dan timah naik 1,46 persen,” ujarnya pada riset harian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG emiten tambang net sell asing
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top