Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BBRI BBNI Masuk, Ini 8 Saham Jagoan Mirae pada Juni 2021

Mirae Asset Sekuritas memilih saham utama di sektor bank, pertambangan nikel, unggas, pertanian, dan konsumen.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  05:45 WIB
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menetapkan 8 rekomendasi saham pilihan pada Juni 2021.

Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya menyampaikan pada Juni 2021, Mirae menambahkan saham dua bank besar, yaitu BBRI dan BBNI, ke pilihan utama sebagai pengganti saham HEAL dan ERAA.

"Kami menyukai BBRI karena memperkirakan pendapatannya akan terus pulih di kuartal mendatang," paparnya dalam publikasi riset, dikutip Rabu (9/6/2021).

Net Interest Margin (NIM) hanya bank BBRI meningkat 100bps menjadi 7 persen pada kuartal I/2021, jauh di atas 6,3 persen dari panduan manajemen untuk keseluruhan 2021.

Ada potensi bahwa NIM BBRI pada 2021 dapat melampaui perkiraan manajemen karena BBRI telah mendorong pertumbuhan produk hasil yang lebih tinggi, yaitu mikro.

Mirae memilih BBNI karena pertumbuhan EPS pada 2021 seharusnya menjadi yang tertinggi di sektor perbankan, meskipun pertumbuhan yang signifikan berasal dari efek dasar yang rendah. Pendapatan BBNI per April 2021 berada di atas konsensus, yakni sekitar 37 persen dari keseluruhan pendapatan 2021.

Di sektor logam, Mirae menjagokan ANTM dan INCO. Menurut Hariyanto, ANTM merupakan salah satu penerima manfaat dari harga nikel yang menguntungkan didukung oleh meningkatnya permintaan nikel dari peningkatan produksi baja dan baterai EV.

Untuk INCO, dampak pendapatan negatif dari kegiatan pemeliharaan pada awal dua bulan 2021, yang mengurangi volume produksi kuartal I/2021, telah tercermin dalam harga sahamnya. Saat ini, pasar seharusnya memperhitungkan dampak positif dari harga nikel yang menguntungkan pada pendapatan INCO.

Mirae menyukai JPFA dan MAIN karena pertumbuhan pendapatan mereka yang kuat pada kuartal I/2021 akan berlanjut pada kuartal mendatang didukung harga broiler dan DOC yang tetap kuat pada tahun ini.

"Kami menganggap pendapatan kuartal II/2021 mereka yang kuat menjadi katalis jangka pendek untuk harga sahamnya," papar Hariyanto.

Mirae memilih SIMP karena pendapatannya diharapkan tetap naik seiring dengan pulihnya harga CPO. SIMP telah membukukan kinerja positif di pos pendapatan sejak kuartal III/2020.

Saat ini, SIMP diperdagangkan pada P/B sebesar 0,6 kali dan EV/ha luas tanam sekitar US$4.256, yang jauh lebih murah daripada biaya penanaman baru sebesar US$7.000 per ha.

Saham INDF menarik hasil dividennya yang layak sebesar 5,5 persen dan valuasi INDF sebagai perusahaan konsumen sekarang diperdagangkan pada P/E 9,0 kali pada 2021.

"Pilihan utama kami condong ke bank, pertambangan nikel, unggas, pertanian, dan konsumen, sehingga membuka jalan bagi BBRI, BBNI, ANTM, INCO, JPFA, MAIN, SIMP, dan INDF," imbuhnya.

Pada tanggal 4 Juni, pilihan teratas Mirae yang berbobot sama menghasilkan akumulasi pengembalian sebesar 29,0 persen, dibandingkan IHSG akumulasi return -5,1 persen, sejak dimulainya laporan pilihan teratas bulanan sekuritas pada Agustus 2019. Oleh karena itu, top picks Mirae mengungguli IHSG sebesar 34,1 persen.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top