Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Tesla turun 1,25 Persen Akibat Cuitan Elon Musk

Elon Musk telah menjadi salah satu pendukung cryptocurrency paling terkenal di dunia, sering men-tweet tentang Bitcoin dan mata uang digital Dogecoin yang dulunya tidak dikenal.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 13 Mei 2021  |  22:58 WIB
Ilustrasi perdagangan Bitcoin. - Istimewa
Ilustrasi perdagangan Bitcoin. - Istimewa

Bisnis.com, Jakarta - Chief Executive Tesla Elon Musk mengumumkan tidak lagi menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran untuk pembelian mobil Tesla. 

Alasan Elon Musk pun tidak menggunakan Bitcoin terkait peningkatan bahan bakar fosil yang meningkat karena aktivitas penambangan bitcoin. 

Melansir dari BBC, setelah Elon Musk umumkan hal tersebut, harga Bitcoin turun lebih dari 10% selama kurang dari dua bulan setelah ia mengumumkan penggunaan bitcoin sebagai alat pembayaran.

Sebelumnya Tesla mengumukan pada bulan Maret bahwa mereka akan menerima cryptocurrency, dimana hal tersebut disambut dengan protes dari beberapa pencinta lingkungan dan investor

"Kami prihatin dengan peningkatan pesat penggunaan bahan bakar fosil untuk penambangan dan transaksi Bitcoin, terutama batu bara, yang memiliki emisi bahan bakar terburuk, "tulis Elon Musk di Twitter

Beberapa jam kemudian, saham Tesla turun 1,25%. Sebelumnya pada Februari lalu, Tesla membeli US$ 1,5 miliar Bitcoin sebelum menerimanya sebagai pembayaran pembelian mobil pada Maret lalu. Hal ini membuat harga Bitcoin naik 20%.

Tesla tetap akan mempertahankan kepemilikan Bitcoinnya hingga proses penambangan bisa menggunakan sumber energi yang berkelanjutan.

Pembuatan Bitcoin pun ditambang dengan komputer bertenaga tinggi yang kompleks dan membutuhkan energi yang besar. Saat ini energi dari komputer masih bergantung pada bahan bakar fosil, terutama batu bara.

Analisis pasar Julia Lee dari Burman Invest mengatakan kepada BBC, Langkah yang dibuat oleh Elon Musk akan dipandang sebagai aksi untuk mempengaruhi pasar cryptocurrency, seperti yang telah dia lakukan di banyak kesempatan lain.

"Masalah Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan (ESG) sekarang menjadi motivasi utama bagi banyak investor. Tesla, sebagai perusahaan yang berfokus pada energi bersih, mungkin ingin bekerja lebih baik di bidang lingkungan ESG,"  Ujar Julia Lee dilansir dari BBC.

Pada bulan April, Tesla mencatatkan  keuntungan untuk tiga bulan pertama tahun ini adalah $ 438 juta, naik dari $ 16 juta tahun lalu, didorong oleh penjualan Bitcoin dan kredit lingkungan.

Elon Musk telah menjadi salah satu pendukung cryptocurrency paling terkenal di dunia, sering men-tweet tentang Bitcoin dan mata uang digital Dogecoin yang dulunya tidak dikenal.

Kicauannya dalam beberapa bulan terakhir membantu mengubah Dogecoin, yang dimulai sebagai lelucon media sosial, menjadi cryptocurrency terbesar keempat di dunia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin Tesla Motors elon musk

Sumber : BBC

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top