Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Rawan Koreksi, Cermati Saham-Saham Pilihan Berikut

IHSG sudah bergerak dalam rentang target penguatan di level 6.110-6.113, sehingga ada potensi koreksi indeks yang mengarah ke level 5,960-6,004.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 19 April 2021  |  08:17 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Senin (19/4/2021).

Tim Riset MNC Sekuritas mengungkapkan IHSG sudah bergerak dalam rentang target penguatan di level 6.110-6.113, sehingga ada potensi koreksi indeks yang mengarah ke level 5,960-6,004.

Pada perdagangan Jumat pekan lalu (16/4/2021), IHSG ditutup naik 0,11 persen ke level 6.086,257.

Sebanyak 214 saham berhasil menguat, 258 saham terkoreksi, dan 176 saham tidak bergerak dari perdagangan sebelumnya.

“Bila IHSG tidak sanggup bergerak ke atas resistance di level 6.400, maka penguatan IHSG akan berlangsung dalam jangka pendek dan rawan untuk terkoreksi kembali,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.

Adapun rentang level support IHSG hari ini berada di level 5,880 dan 5,735, sedangkan level resistance berada pada level 6.230, 6.388.

Berikut ini sejumlah saham yang dapat dicermati menurut MNC Sekuritas:

 

BRPT - Buy on Weakness

Pada perdagangan Jumat (16/4), BRPT ditutup terkoreksi 1 persen ke level 975. Selama BRPT tidak terkoreksi ke bawah 935, maka saat ini posisi BRPT diperkirakan sedang berada di awal wave (C) dari wave [Y]. Hal ini berarti, BRPT berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 945-975

Target Price: 1.100, 1.180

Stoploss: below 935

 

INDF - Buy on Weakness

INDF ditutup menguat 0,8% pada perdagangan Jumat kemarin (16/4) ke level 6.700, diikuti dengan tekanan beli yang mulai membesar. Saat ini, INDF diperkirakan sedang membentuk awal dari wave (iii) dari wave [iii], sehingga INDF berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 6.550-6.700

Target Price: 7.000, 7.250

Stoploss: below 6.425

 

ITMG - Buy on Weakness

Menutup pekan kemarin (16/4), ITMG cenderung flat dan ditutup di 11,925. Selama ITMG masih dapat bertahan di atas 11,425, saat ini posisi ITMG diperkirakan sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [iii] atau wave [c] pada skenario merah. Hal ini berarti, koreksi ITMG diperkirakan relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 11.625-11.925

Target Price: 13.000, 14.000

Stoploss: below 11.425

 

MAPI - Sell on Strength

Jumat kemarin (16/4), MAPI ditutup menguat 2,6 persen ke level 795 diikuti dengan munculnya tekanan beli. Pergerakan MAPI berpotensi membentuk pola triangle, sehingga penguatan MAPI akan relatif terbatas untuk membentuk wave D dari wave (B). Hal ini berarti, MAPI masih rawan untuk terkoreksi kembali membentuk wave E ke area 710-750.

Sell on Strength: 810-840

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top