Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Amankan Cadangan Material, BEBS Kontrak Suplai Bahan Baku Senilai Rp416 Miliar

kontrak suplai ini dilakukan untuk mengamankan cadangan material demi memenuhi berbagai proyek yang akan dilaksanakan perseroan.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 20 Maret 2021  |  11:15 WIB
Komisaris Utama PT Berkah Beton Sadaya Tbk Haji Herdis Sudana (kiri) berfoto bersama Direktur Utama Hasan Muldhani (kanan) dalam seremoni pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. - Istimewa
Komisaris Utama PT Berkah Beton Sadaya Tbk Haji Herdis Sudana (kiri) berfoto bersama Direktur Utama Hasan Muldhani (kanan) dalam seremoni pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah resmi melantai di pasar Bursa Efek Indonesia, PT Berkah Beton Sadaya (BBS) Tbk. kian gencar meningkatkan produktifitas berbagai kontrak proyeknya.

Terbaru, perseroan melakukan konsolidasi dengan menandatangani kontrak suplai batu dan pasir senilai Rp416 miliar bersama PT Sinar Pasogit Quarry (SPQ) dan PT Rimba Jaya Semesta (RJS).

Penandatanganan kontrak pertama antara Berkah Beton Sadaya dengan SPQ meliputi kewajiban rekanan untuk mensuplai pasir cor sebanyak 1,8 juta m³ senilai Rp306 miliar selama kurun 5 tahun ke depan.

Adapun, penandatanganan kontrak kedua dengan PT Rimba Jaya Semesta menyangkut suplai Batu Split sebesar 1 juta m³ senilai Rp110 miliar untuk kurun waktu yang sama.

Hasan Muldhani, Direktur Utama BEBS, mengatakan bahwa kontrak suplai ini dilakukan untuk mengamankan cadangan material demi memenuhi berbagai proyek yang akan dilaksanakan perseroan.

“Kontrak ini menjadikan stok kami melimpah sehingga tidak ada alasan bagi perusahaan untuk terhambat berproduksi,” ujarnya.

Selain mengamankan suplai bahan baku, BEBS juga meningkatkan kualitas dan kapasitas fasilitas produksi. Dari segi sumber daya manusia, BEBS mencanangkan program untuk upgrading progresifitas tim produksi, manajemen, hingga tim pemasaran.

“BBS akan selalu membuat inovasi demi meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi. SDM dan infrastruktur perusahaan semua akan melakukan upgrading. Ini demi menjaga kepercayaan publik karena BBS juga sudah melantai di pasar bursa,” ungkapnya.

PT Berkah Beton Sadaya merupakan perusahaan terbuka yang telah membuktikan diri sebagai pemain utama bisnis infrastruktur, penggalian dan perdagangan besar.

BEBS berdiri pada Januari tahun 2019, beralamat Kantor Pusat di Jl Raya Sembung Pagaden KM 9,5 Gunungsari, Pagaden, Subang, Jawa Barat.

Per 25 Februari 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah resmi menerbitkan satu Keputusan Dewan Komisioner terkait dengan penetapan efek Syariah nomor KEP-08/D.04/2021 dengan kode saham BEBS.

Hasan mengatakan, bahwa BEBS memiliki visi untuk menjadi perusahaan global terbaik dalam bidang industri pendukung infrastruktur yang terintegrasi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, perseroan akan terus berinovasi mengembangkan produk dan mutu dengan terus membina dan membangun sumber daya manusia yang kompeten dan ahli dibidangnya.

“Sejalan dengan berkembangnya produk dan mutu, perusahaan terus berusaha meningkatkan kualitas SDM yang kompeten dan ahli di bidangnya. Dengan SDM yang kompeten dan ahli, PT Berkah Beton Sadaya akan terus berkontribusi dan berperan aktif dalam berbagai pembangunan, proyek swasta maupun pemerintah,” tambah Hasan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia OJK Aksi Korporasi kontrak baru
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top