Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hasil Lelang Sukuk 23 Februari 2021, Pemerintah Serap Hampir Rp5 Triliun

Hasil lelang menunjukkan penawaran masuk terbanyak untuk seri PBS029 yakni Rp4,93 triliun. Dari penawaran yang masuk didapatkan yield rata-rata tertimbang 6,60 persen. Pemerintah memenangkan Rp850 miliar untuk seri yang jatuh tempo 15 Maret 2034 ini.
Ilustrasi Sukuk Ritel SR13/Instagram @djpprkemenkau
Ilustrasi Sukuk Ritel SR13/Instagram @djpprkemenkau

Bisnis.com, JAKARTA—Hasil lelang surat berharga negara syariah (SBSN) pada Selasa (23/2/2021) menghasilkan penawaran masuk senilai Rp24,23 triliun.

Berdasarkan rilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR Kementerian Keuangan, seri yang dilelang hari ini melingkupi 1 seri Surat Perbendaharaan Negara – Syariah (SPN-S) dan 5 seri Project Based Sukuk (PBS).

Penawaran yang masuk sebesar Rp24,23 triliun untuk seri SPN-S 10082021 (reopening), PBS027 (reopening), PBS017 (reopening), PBS029 (reopening), PBS004 (reopening), dan PBS028 (reopening).

Hasil lelang menunjukkan penawaran masuk terbanyak untuk seri PBS029 yakni Rp4,93 triliun. Dari penawaran yang masuk didapatkan yield rata-rata tertimbang 6,60 persen. Pemerintah memenangkan Rp850 miliar untuk seri yang jatuh tempo 15 Maret 2034 ini.

Kemudian, penawaran masuk terbesar kedua adalah untuk seri SPN-S 10082021 sebesar RP4,88 triliun. Untuk seri yang jatuh tempo 10 Agustus 2021 ini rata-rata yield tertimbang adalah 3,07 persen dan pemerintah memenagkan banyak seri ini yakni Rp4,05 triliun.

Adapun, dari lelang hari ini total nominal yang dimemangkan oleh pemerintah adalah Rp4,99 triliun. Berikut daftar hasil lelang selengkapnya:

 
Seri
Jatuh Tempo
Penawaran Masuk
Jumlah Dimenangkan
Yield Rata-rata Tertimbang
SPN-S 10082021
10 Agustus 2021
Rp4,88 triliun
Rp4,05 triliun
3,07%
PBS027
15 Mei 2023
Rp4,22 triliun
-
-
PBS017
15 Oktober 2025
Rp4,04 triliun
-
-
PBS029
15 Maret 2034
Rp4,93 triliun
Rp850 miliar
6,60%
PBS004
15 Februari 2037
Rp2,48 triliun
Rp35 miliar
6,52%
PBS028
15 Oktober 2046
Rp3,67 triliun
Rp60 miliar
7,12%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ropesta Sitorus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper