Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transaksi Jumbo Sido Muncul (SIDO) Investor Asing Borong Rp4,5 Triliun

Investor asing memborong saham SIDO hingga Rp4,54 triliun dan terjadi transaksi crossing di pasar negosiasi.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 03 Februari 2021  |  17:38 WIB
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul. - sidomuncul.co.id
Aktivitas di pabrik pembuatan jamu Sido Muncul. - sidomuncul.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Ada yang tidak biasa dari pergerakan saham emiten konsumer PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) pada perdagangan Rabu (3/2/2021). Investor asing memborong sahamnya hingga Rp4,54 triliun dan terjadi transaksi crossing di pasar negosiasi.

Hari ini, saham SIDO ditutup menguat 10 poin atau 1,32 persen ke level Rp770. Namun, yang menjadi menarik dalam pergerakannya bukanlah soal mencatatkan harga di zona hijau, melainkan transaksi investor asing yang mencapai Rp4,54 triliun, mengutip data PT Binaartha Sekuritas.

Lebih lanjut, berdasarkan data Bloomberg, PT Mandiri Sekuritas menjadi broker yang paling aktif mentransaksikan saham SIDO. Mandiri Sekuritas tercatat mengelola transaksi hingga 4,06 miliar saham atau setara Rp2,89 triliun.

Dalam laporan transaksinya, Mansek melakukan pembelian saham SIDO senilai Rp1,44 triliun atau 2 miliar saham, dan menjual Rp1,45 triliun atau 2 miliar saham. Hal ini menjadi indikasi terjadinya transaksi crossing di pasar modal.

Transaksi crossing adalah transaksi negosiasi yang merupakan kesepakatan antara 2 pihak yang difasilitasi oleh satu AB atau broker yang sama, karena para pihak yang bersepakat tersebut merupakan nasabah dari AB atau bróker yang sama tersebut.

Artinya, telah terjadi penjualan saham dari pemegang saham SIDO kepada investor asing dengan besaran nilai dan jumlah saham tersebut.

Dikonfirmasi, Direktur Sido Muncul Leonard enggan menyampaikan penjelasan mengenai aktivitas transaksi crossing tersebut. "Mohon ditunggu keterbukaan informasinya ya," imbuhnya melalui pesan singkat.

Adapun, berdasarkan data registrasi kepemilikan efek November 2020, saham SIDO dimiliki sebesar 81,98 persen setara 24,59 miliar lembar saham oleh PT Hotel Candi Baru, perseorangan Indonesia 4,8 persen sebesar 1,43 miliar lembar, Danareksa sebesar 3,7 persen atau 1,11 miliar lembar, Asuransi sebesar 3,1 persen atau 935,79 juta lembar, Yayasan sebesar 1,44 persen sebesar 433,19 juta lembar.

Sementara itu, pemodal asing berupa perseorangan sebesar 0,004 persen setara 1,15 juta lembar dan badan usaha asing sebesar 4,941 persen atau setara 1,48 miliar lembar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mandiri sekuritas sido muncul transaksi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top