Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vaksinasi Dimulai, IHSG Parkir di Zona Hijau, Sektor Tambang Pimpin Penguatan

IHSG mampu ditutup menguat 0,62 persen atau 39,54 poin ke level 6.435,20. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks bergerak dalam kisaran 6.393,89-6.464,35.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  15:11 WIB
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020).  - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (3/8/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan hari ini, Rabu (13/1/2021) di zona hijau. Indeks menguat di tengah pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

IHSG mampu ditutup menguat 0,62 persen atau 39,54 poin ke level 6.435,20. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks bergerak dalam kisaran 6.393,89-6.464,35.

Sebanyak 243 saham berhasil menguat, sedangkan 244 saham melemah, dan 143 saham stagnan.

Volume perdagangan hari ini mencapai 35,76 miliar saham dengan nilai mencapai Rp24,05 triliun. Sementara itu, investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy mencapai Rp1,07 triliun.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan kenaikan tajam pada perdagangan hari ini setelah ditutup melonjak 33,66 persen ke level Rp103 per saham. Sementara itu, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) ditutup melonjak 27,38 persen ke level Rp107 per saham.

Sementara itu, sebanyak 9 dari 10 indeks sektoral terpantau menguat, dipimpin oleh sektor tambang yang melonjak 4,17 persen dan disusul oleh sektor industri dasar yang naik 1,56 persen. Di sisi lain, sektor konsumer melemah 1,28 persen.

Penguatan IHSG kali ini terjadi di saat program vaksinasi pemerintah resmi dimulai hari ini. Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin buatan Sinovac.

Vaksinasi tersebut dilakukan bersama sejumlah perwakilan dari elemen masyarakat, mulai dari pengusaha, tokoh agama, buruh, dan perwakilan profesi.

Presiden menekankan, vaksinasi harus dilakukan guna memutuskan rantai penyebaran virus corona. Vaksinasi akan memberikan perlindungan kesehatan, keselamatan, dan keamanan bagi masyarakat Indonesia. 

“Ini juga membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya di Istana Negara, Rabu (13/1/2021).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top