Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Lelang SUN Perdana 2021, Seri Anyar Jadi Primadona

SUN seri terbaru FR0088 menjadi yang paling dicari investor dengan jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp31,38 triliun
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 05 Januari 2021  |  21:40 WIB
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) perdana di tahun 2021 pada Selasa (5/1/2021) menghasilkan penawaran sebesar Rp97,1 triliun. 

Jumlah penawaran yang masuk pada hari ini mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan hasil penawaran pada lelang SUN terakhir pada 1 Desember 2020 lalu sebesar Rp94,3 triliun. Adapun, dari jumlah tersebut, pemerintah memenangkan Rp41 triliun.

Berdasarkan data dari laman Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, SUN seri terbaru FR0088 menjadi yang paling dicari investor dengan jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp31,38 triliun. Seri akan jatuh tempo pada 15 Juni 2036 ini dimenangkan sebesar Rp12,75 triliun

Sementara itu, Seri FR0083 yang jatuh tempo pada 15 April 2040 menjadi SUN dengan jumlah peminat terbanyak kedua pada lelang hari ini. Dari penawaran sebesar Rp16,89 triliun, pemerintah memenangkan Rp7,1 triliun.

Head of Fixed Income Research BNI Sekuritas Ariawan mengatakan, angka penawaran melebihi target pada lelang SUN perdana menandakan minat investor yang tinggi. Menurutnya, salah satu faktor penopang minat adalah tingkat likuiditas para investor asing yang masih cukup besar.

“Pada awal tahun, para investor dan pengelola dana akan memiliki dana baru yang akan diinvestasikan. Sehingga, mereka berbondong-bondong mencari instrumen investasi yang optimal,” katanya saat dihubungi pada Selasa (5/1/2021).

Selain itu, tingginya minat investor juga didukung oleh kondisi makroekonomi Indonesia yang baik. Hal tersebut terlihat dari tren penguatan mata uang rupiah dan tingkat inflasi yang terjaga ditengah pandemi virus corona yang memburuk.

Di sisi lain, tingginya minat investor juga mengindikasikan bahwa investor masih optimistis terhadap pasar surat utang Indonesia. Hal ini terlihat dari jumlah penawaran SUN bertenor panjang yang lebih tinggi dibandingkan tenor menengah atau pendek.

“Angka penawaran tinggi pada SUN bertenor 15, 20, dan 20 tahun menandakan keyakinan investor yang baik. Ini membuat mereka berani masuk ke pasar SBN dan langsung mengincar tenor panjang karena menjanjikan imbal hasil (yield) yang bagus.

Hasil Lelang SUN 5 Januari 2021
SeriJatuh TempoPenawaran MasukJumlah DimenangkanYield rata-rata tertimbang yang dimenangkan
SPN032104066 April 2021Rp1,25 triliunRp 1 triliun2,98%
SPN122201066 Januari 2022Rp4,68 triliunRp2,450 triliun 3,19%
FR008615 April 2026

 

Rp13,43 triliunRp4,550 triliun5,06%

 

FR008715 Februari 2031Rp13,4 triliunRp8,950triliun5,88%

 

FR008815 Juni 2036Rp31,38 triliun

 

Rp12,750triliun6,39%

 

FR008315 April 2040Rp16,89 triliunRp7,1 triliun6,69%
FR008915 Agustus 2051Rp16,11 triliunRp4,2 triliun6,94%

Sumber : Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara Obligasi Pemerintah lelang sun
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top