Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dolar Makin Perkasa, Rupiah Kian Lemas

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah di awal perdagangan hari ini, Jumat (23/10/2020).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 23 Oktober 2020  |  09:31 WIB
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawati menghitung uang dolar AS di Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS langsung lemas pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (23/10/2020). Kinerja rupiah menjadi salah satu yang paling payah dibandingkan dengan mata uang Asia lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp14.655, melemah tipis dibandingkan dengan posisi penutupan kemarin di Rp14.660.

Hingga pukul 09.21 WIB, rupiah bertengger di posisi Rp14.672 atau melemah 12 poin. Indeks dolar di sisi lain menguat 0,09 persen ke level 93,0360 pada pukul 09.11 WIB.

Sementara itu, mata uang Asia bergerak variatif pagi ini. Won Korea Selatan memimpin pelemahan dengan koreksi 0,18 persen. Kemudian disusul rupiah, dolar SIngapura, peso Filipina, dan ringgit Malaysia.

Adapun dolar Taiwan menguat 0,22 persen terhadap dolar AS. Setali tiga uang, yen Jepang juga menguat 0,13 persen.

Monex Investindo Futures melaporkan perkembangan stimulus akan menjadi penggerak pasar pada perdagangan hari ini. Kemarin Ketua House of Representative AS Nancy Pelosi mengatakan optimis pembahasan soal stimulus akan rampung dalam waktu dekat.

Namum, pernyataan Pelosi dibantah Presiden AS Donald Trump. Semalam dia mencuit di media sosial Twitter bahwa Pelosi tidak tampak untuk menyetujui paket stimulus yang diajukan oleh Trump. Hal ini turut memicu aksi pembelian dolar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top